full screen background image

Walikota Arief Buka Festival Atas Panggung Apung

Festival Cisadane 2017 Bakal Meriah

Lapan6online.com – Kota Tangerang : Festival Cisadane, sebuah pesta rakyat Kota Tangerang yang berlangsung sejak 1994, Sabtu pagi besok (22/7) akan dibuka secara resmi oleh Walikota, H Arief Rachadiono Wismansyah.BSc.M Kes yang akan berlangsung di atas panggung Apung Kali Cisadane, Kota Tangerang.

Kegiatan yang diusung oleh tiga OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Kota Tangerang yang terdiri dari Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Koperasi dan UKM itu akan menampilkan berbagai acara. “Untuk kegiatan di daratnya dikoordinir oleh Dinas Budpar dan Koperasi UKM, sedang untuk kegiatan di air atau Kali Cisadanenya dilaksanakan oleh Dispora,” kata Rizal Ridollah, Kepala Bidang Pariwisata Disbudpar Kota Tangerang, Jumat (21/7).

Panggung darat yg masih dipasang utk kegiatan Festival Cisadane. Foto2 : Fay

Salam satu yang menjadi tugas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, menurut Rizal adalah mempersiapkan dan mengkoordinir untuk acara pembukaan dan penutupan. Termasuk kegiatan lomba di panggung serta acara kesenian dan budaya sampai pada penutupan yang akan berakhir 30 Juli2017.

“Untuk besok itu, acara pembukaan akan berlangsung di panggung terapung dengan luas 9 x 11 meter. Panggung apung ini satu meternya dapat menampung berat sekitar 600 kg. Dan semua peralatannya sudah milik kita sendiri dan dapat dibongkar pasang. Karena nama kegiatannya adalah Festival Cisadane, maka pusat kegiatannyapun ada di seputar Kali Cisadane dan daratan aliran sungai itu sendiri,” ujarRizal.

Disamping pembukaan oleh Wali Kota Tangerang, pembukaan juga akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi, seperti atraksi Para Motor, Perahu Hias, Perahu layar, Aero Modeling, Canoeing, Perahu Naga atau Dragon Boat. Disamping itu di darat ada panggung berukuran 14 x 10 meter. Panggung ini nantinya akan mejadi tempat berbagai kegiatan kesenian, Lomba Tari, Wayang Golek, Band, Lomba Cosplay lomba berpakaian super hero.

“Pada Festival Cisadane ini, salah satu even yang kita jual disamping yang ada, yaitu lomba dragon boat internasional. Disamping juga lomba dayung jenis Canoe untuk tingkat Banten dan pelajar. Sementara lomba dragon boat internasional akan berlangsung pada 27 – 29 Juli 2017. Akomodasi peserta lomba Dragon Boat  internasional ini ditanggung penyelenggara untuk tanggal tersebut,” sebut Rizal.

Seperti pernah diberitakan media ini, Kota Tangerang berada di tengah belahan aliran Kali Cisadane. Ini merupakan salah satu daya tarik Kota ini untuk mengembangkan pariwisata airnya. Tidak hanya itu, Kota ini juga memiliki kekayaan lain seperti aneka ragam, rasa dan bentuk kuliner khas. Ini juga dapat dijadikan sebagai salah satu daya tarik pengunjung, wisatawan lokal, nasional maupun mancanegara.

Tidak hanya itu, Kota Tangerang juga memiliki kekayaan lebih menarik, yaitu Bandara Internasional Soekarno Hatta. Berbagai fasilitas akomodasi seperti hotel berbintang dan non ekonomi, fasilitas mall, areal dan sarana pra sarana hiburan wisata terus dibenahi. Tinggal yang perlu dipersiapkan adalah tenaga professional dibidang pariwisata itu sendiri.

“Kita memang sedang mengarah ke sana, disamping sebagai daerah industri, ternyata kita juga memiliki potensi kekayaan lain yang bisa dikedepankan. Festival Cisadane, yang sudah berlangsung sejak 1994 bersamaan dengan kegiatan Pekcun. Yaitu sejak awal Wali Kota Tangerang dipimpin  almarhum Djakaria Machmud, Moch. Thamrin, Wahidin Halim. Dan sejak tiga tahun lalu tepatnya Wali Kota dijabat pak H Arief R Wismansyah kegiatannya dipisah. Karena kegiatan Pekcun bersamaan dengan bulan Ramadhan. Sekarang kita adakan pada minggu ketiga Juli sampai awal Agustus,” cerita Rizal.

Sambil menambahkan, kegiatan ini bisa juga dimaksudkan dalam rangka memperingati Hari Kemerdakaan RI. Disamping memperkenalkan Kota Tangerang sendiri, termasuk mengundang Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Banten untuk ikut berpartisipasi. Untuk stand pameran saja ada sekitar 24 OPD Kota Tangerang yang ikut disamping beberapa lainnya dari kabupaten dan Kota di Banten. Disamping ada 65 stand yang dibangun Dinas Koperasi dan UKM secara gratis untuk peserta.

“Karena itulah, Festival Cisadane sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Provinsi Banten. Sebab, kegiatan ini termasuk salah satu dari “Seven Wonders Banten”. Enam kegiatan lainnya untuk provinsi Banten adalah destinasi perkampungan Baduy, Banten Lama, Anyer Carita, Sawarna di Lebak, Ujung Kulon Pandeglang dan Tanjung Lesung,”  tutur Rizal Ridollah. Fay




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *