full screen background image

Aksi AMM-Jakarta Desak KPK Periksa Pdt Elion Numberi Terkait Dugaan Korupsi Mega Proyek Jalan Seram, Maluku

Lapan6online.com – Jakarta : Indonesia adalah negara hukum, begitulah bunyi pasal 1 ayat 3 undang-undang dasar 1945, poin penegasan tersebut mengisyaraktkan bahwa segala bentuk aktifitas yang di lakukan di dalam Negara kesatuan ini maupun oknum-oknum pelaku aktifitas itu sendiri, harus terhadap hukum dan mematuhi setiap peraturan dan perundang undangan yang berlaku.

Di era kini Indonesia bisa di sebut sebagai Negara pencetus koruptor terbaik dan terbanyak di dunia, dengan sistematika dan skema korupsi yang beraneka ragam. hal ini di buktikan dengan ketertinggalan Indonesia dari berbagai macam dimensi.

Suatu hal yang ironis yaitu pejabat-pejabat Negara atau wakiI-wakil rakyat merasa bangga mengambil dan menggunakan uang Negara/uang rakyat di luar mekanisme hukum dan bertentangan, serta aparat penegak hukum yang bersikap apatis dan tebang pilih dalam menangani dan mengadili perkara korupsi.

Aksi warga masyarakat yang mengatanamakan Aliansi Mahasiswa Maluku – MKARTA (AMM-Jakarta,red) melakukan aksi pada Kamis, 09/11/17 di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat.

Dalam hal di maksud pada release ini adalah indikasi dan dugaan kasus korupsi mega proyek pada Kementerian PU PR untuk pembangunan jalan di wiIayah Seram, Provinsi Maluku yang di lakukan secara berjamaah di mana melibatkan 20 anggota Komisi V DPR RI yang ikut dalam kunjungan kerja (kunker), salah satu di antaranya adalah Pendeta Elion Numberi.

Pendeta Elion Numberi di kerap kali di sebut namanya dalam pemeriksaan dan persidangan Amran HI Mustary bahwa Elion Numberi diduga menerima sejumlah aliran dana suap yang di berikan oleh Abdul Khoir Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama melalui Amran HI Mustary, Remudian Elion Numberi juga sudah di panggil dan di periksa sebagai saksi sebanyak 3 (tiga) kali oleh KPK belakangan ini. Berdasarkan pengakuan dari Abdul Khoir dan Damayanti Wisnu Putranti bahwa seluruh anggota Komisi V DPR RI yang berangkat pada kunjungan kerja tersebut mendapat bagian aliran dana suap tersebut sebagai fee atas proyek tersebut.

Dugaan keterlibatan Elion Numberi pada kasus ini sangat kuat, di dukung oleh keterangan sejumlah saksi yang menerangkan serta menyebut nama Elion Numberi juga turut menikmati sejumlah aliran dana suap tersebut.

Dengan melihat berbagai tindakan adanya dugaan konspirasi dan kolaborasi korupsi secara massal yang dilakukan oleh oknum-oknum anggota dewan yang terhormat, maka Putera Maluku tersebut mengecam keras tindakan korupsi yang tersebut yang merugikan keuangan Negara dan rakyat Maluku pada khususnya.

Dalam aksi solidaritas masyarakat Maluku tersebut diatas, mereka menyampaikan beberapa tuntutan, hal ini seperti yang sampaikan dalam orasi mereka,”Kami meminta kepada KPK segera panggil dan periksa serta mengusut tuntas keterlibatan Pendeta Elion Numberi dalam perkara korupsi termaksud. Mendesak DPP Partai Golkar untuk memecat Elion Numberi dari status keanggotaan partai. Meminta kepada Persekutuan Gereja Se Indonesia untuk mencopot Pendeta Elion Numberi di karenakan sebagai symbol agama namun melakukan perbuatan menyimpang,” tegas Kasim S, selaku coordinator aksi tersebut. Agus Syahputra




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *