full screen background image


Aksi Pemuda Anti Korup dan Sebar 900 Ribu Stiker Anti Korupsi 2017

Lapan6Online.com – Jakarta : LP3K-RI (Lembaga Penyelidikan Pemantauan&Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia) menggandeng Infokom DKI Jakarta dan media partner menggelar peringatan Hari Anti Korupsi (HAK) se Dunia di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (09/12/2017). Kegiatan rutin setiap tahun ini mengambil tema “Pemuda Menggugat Koruptor Genherasi Me-Cin” dan dihadiri sejumlah pejabat setempat.

Nana Sendiz, MC HAK2017

Media partner yang konsen terhadap tindak pidana korupsi (Tipikor) tersebut di antaranya koranpagionline.com, lapan6online.com, teropongnews.com, newsinvestigasi.com, tabloidterjang.com, kabartoday.co.id dan radarindonesianews.com, Media Warta Sidik Group, Suara Konsumen Indonesia, . Acara dipandu oleh Nana Sendiz sebagai MC yang piawai dengan pantun itu memang sempat molor dari jadwal yang direncanakan. Namun begitu acara yang didukung segenap anggota DPP dan DPD LP3K-RI tetap berjalan baik dan maksimal.

Mayor Purwanto CHB S,Psi Danramil 03 Pasar Minggu, saat mengisi registrasi buku tamu undangan.

Acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Antikorupsi Dunia itu dihadiri oleh Bapak Agus Irwanto Camat Pasar Minggu, Mayor Purwanto CHB S,Psi Danramil 03 Pasar Minggu, Marzuki, Ketua RW 04, Abdul Rohim Ketua RW 01 didampingi Pak Hasim.H/Acim, Pak Sriyanto pengurus Bakti Saung RW01, Mahasiswa Universitas Tama Jagakarsa dan tokoh masyarakat setempat.

Maimunah, Ketua Panitia mengatakan bahwa korupsi sudah mewabah dan saatnya pemuda melawan. Untuk itu para pemuda zaman now sebagai pewaris generasi bangsa ditantang untuk menggugat koruptor generasi mecin dengan berbagai cara. “LP3K-RI siap menampung pengaduan dugaan tindak pidana korupsi, sekecil apapun bentuk korupsi itu,” tandas

Siswi SMA Kemala Bhayangkari menampilkan Tari Genjring Nusantara memukau seluruh tamu undangan.

Maemunah yang mendamping Ketua Umum LP3K-RI, Bambang Yudy Baskoro dan Sekretaris Jenderal LP3K-RI, Murdani kepada awak media, di Buperta Ragunan, baru-baru ini.

Di tempat yang sama, Marzuki, Keta RW 04 Ragunan yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, bila dari dulu pemuda seperti ini, maka korupsi tidak ada.

SMA Bhayangkari ikut ambil bagian memeriahkan acara “Pemuda Menggugat Koruptor Generasi Mecin” itu dengan menampilkan tari Genjring Nusantara, kreasi gabungan beberapa tari seperti tari pecak dari Bali, Saman dari Aceh dan Jaipong dari Sunda. Penampilan tari SMA Kemala Bhayangkari mendapat aplaus dari para undangan.

Siswi Smart School lihai dalam memainkan biolanya.

“Ini penampilan yang sangat luar biasa, apresiasi buat para siswi SMA Kemala Bhayangkari dalam peran sertanya kepada Peringatan Hari Anti Korupsi Se-Dunia 2017. Patut menjadi panutan bagi para siswa dan siswi diseluruh Indonesia, dimana bentuk apresiasi dan dukungan dapat diberikan dalam bentuk kreatifitas yang pada intinya para pemuda sudah saatnya menggugat para koruptor agar menyudahi tindakan yang telah membelenggu cita-cita anak bangsa ini, “ bangga Santo, salahsatu warga Ragunan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain SMA Kemala Bhayangkari, siswi SD Smart School Al-Hamidiyah – Jagakarsa di bawah pelatih Mis Rina Widyastuti S.sn, ikut menyemarakkan acara dan membawakan lagu Allegro, Ambilkan Bulan Bu, Paman Datang dan Ondel-Ondel dengan biola. Performan Aiko, Meyza, Keysha, Queen, Laila, Raras, Zikra dan Acha dengan kemahiran memainkan biola mendapat perhatian dan tepuk tangan meriah dari yang hadir.

“Pemuda Menggugat Koruptor Generasi Mecin” itu juga membacakan Ikrar Pemuda Antikorupsi oleh Wahyu Sulistio Pemuda Infokom dan pembacaan puisi teatrikal “Pelacur Anggaran” Oleh Saudari Yanti, karya Wempie Monoarfa dilanjutkan penandatanaganan fakta integritas dan membentangkan kain hitam serta membagikan stiker antikorupsi di lampu merah perempatan jalan RM. Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan. Kalo Bersih Kenapa Risih!, Mas Tete