full screen background image


Bentrokan FBR vs Anak Buah Jhon Key, Satu Tewas Tiga Luka-luka

Lapan6Online.com – Bekasi : Berdasarkan informasi dilapangan, situasi di Perumahan Tytyan Indah, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, mencekam saat itu. Pasalnya, terjadi bentrokan antara anak buah Jhon Kei dan kelompok Forum Betawi Rempug (FBR), Sabtu (16/12/2017) dini hari tadi.

Dalam bentrokan itu, satu orang atas nama Liem Eno Syam (37) tewas mengenaskan dengan luka bacok di sekujur tubuhnya. Sementara, tiga orang atas nama Noval Adam (20), Deni (32) dan Sugianto (34) mengalami luka-luka cukup serius.

“Adam, mengalami luka sobek dibagian hidung sehingga mengeluarkan darah akibat lemparan batu, saat ini dirawat di RS Ananda Bekasi, Deni terkena lemparan batu dan tidak dirawat, Sugianto alami luka robek dibagian kepala dan punggung akibat benda tajam dan bambu runcing,” kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing seperti yang dilancir GoBekasi.co.id.

Hingga saat ini, petugas masih bersiaga di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengantisipasi tidak adanya bentrok susulan. Petugas juga berjaga di Markas FBR gardu 95 yang tidak jauh dari lokasi TKP.

“Kami sudah mengamankan 20 orang terkait persoalan ini, namun sifatnya masih sebagai saksi-saksi,” tandasnya.

Ini Kronologis Bentrokan Anak Buah Jhon Kei dan FBR
Polres Metropolitan Bekasi Kota, sampai saat ini masih melakukan penjagaan ketat di lokasi bentrokan Ormas Forum Betawi Rempug (FBR) dengan anak buah Jhon Kei di Tytyan Indah, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Sabtu (16/12/2017).

Kasubbag Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, menjelaskan bahwa kronologis terjadinya bentrokan anak buah Jhon Kei dan FBR bermula ketika ada korban intimidasi dari pihak yang diduga anak buah Jhon Kei.

“Ada seorang pedagang yang mendapatkan intimidasi pada pukul 22.30 WIB (Jumat malam), bersamaan dengan itu dua anggota FBR melintas dan dilerai. Anggota FBR ini kenal dengan pedagang yang kabarnya diintimdasi,” kata Erna, Sabtu (16/12/2017).

Namun, rupanya kelompok dari anak buah Jhon Kei tidak terima. Mereka lalu melakukan sweping ke gardu 95 FBR yang letaknya tidak jauh dari Pasar Poncol, Bekasi Utara. Gesekan terjadi dan Ormas FBR mengahalau mundur sampai Perumahan Tytyan Indah.

“Disanah terjadi keributan hingga mengakibatkan ada korban meninggal dunia,” jelasnya. Selanjutnya, sekitar pukul 01.30 WIB, Ormas FBR melakukan penyerangan balik dengan membawa massa lebih kurang 200 orang ke Perumahan Tytyan Indah atau yang dikenal sebagai markas anak buah Jhon Kei.

“Beruntungnya disanah sudah ada petugas yang bersiaga. Pada pukul 03.30 WIB, Ormas FBR sebanyak 250 orang berkumpul digardu 95. Masing-masing sudah membawa senjata tajam, bambu kayu dan lainnya. Pada pukul 05.30 WIB kami amankan 20 anak buah Jhon Kei ke Polres Metro Bekasi Kota,” tandasnya.

Dalam bentrokan itu, satu orang atas nama Liem Eno Syam (37) tewas mengenaskan dengan luka bacok sekujur tubuhnya. Sementara, tiga orang atas nama Noval Adam (20), Deni (32) dan Sugianto (34) mengalami luka-luka cukup serius.

Petugas juga mengamankan beberapa barang bukti seperti empat kendaraan roda dua dalam keadaan habis terbakar, 13 bambu runcing, 3 tombak besi, celurit, tongkat besi berlumur darah, tongkat bambu darah dan lima golok berlumur darah. Red/gob



Owner