full screen background image


Cara Hentikan Penyebaran Kuman Selain Dengan Antibiotik

Lapan6online, JAKARTA – Sudah lumrah sebagian orang menganggap antibiotik sebagai sesuatu yang paling diandalkan untuk melawan infeksi oleh bakteri. Hingga saat ini ada begitu banyak bakteri yang berkembang dan jika antibiotik resisten, maka sulit sekali untuk melawan bakteri yang telah berkontribusi terhadap banyak kasus kematian di dunia.

Bakteri yang baru atau “bakteri super” merupakan jenis bakteri yang tidak dapat dibunuh oleh antibiotik jenis apa pun, termasuk di dalamnya adalah bakteri tuberkulosis, gonorrhea, serta bakteri stafilokokus. Menurut data dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention), setiap tahun “bakteri super” ini membunuh sebanyak 2 juta orang di dunia dan 23,000 orang di Amerika.

“Bakteri super” dapat terbentuk oleh beberapa hal, seperti penggunaan antibiotik yang salah sehingga bakteri semakin kuat dan antibiotik menjadi tidak ampuh lagi untuk membunuh bakteri.

Seperti dikutip dari situs klikdokter, bahwa  banyak peneliti yang telah berusaha mencari beberapa cara baru untuk mencegah perkembangan kuman super. Salah satunya adalah mencari pemeriksaan diagnostik yang dapat lebih cepat mengidentifikasi infeksi.

Selagi para peneliti ini mencari cara untuk melawan kuman, Anda juga dapat membantu mereka dengan cara mencegah penyebaran kuman. Caranya adalah mencegah agar kuman tidak menginfeksi diri Anda atau orang lain di sekitar Anda sehingga Anda tidak perlu mengonsumsi antibiotik.

Berikut adalah cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah penyebaran kuman:

  • Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan
  • Hindari menggunakan barang pribadi bersama orang lain, misalnya handuk atau pisau cukur
  • Bersihkan seluruh bahan masakan sebelum dimasak, misalnya mencuci buah dan mengupas kulitnya sebelum disantap
  • Mandi secara teratur teratur setiap hari terutama setelah beraktivitas, dan seterusnya
  • Ketika bersin dan batuk, pastikan Anda menutup mulut dan hidung dengan baik. Bisa dengan tissue ataupun mengatupkan telapak tangan. Namun pastikan Anda mencuci tangan dengan air mengalir serta sabun setelahnya.
  • Kenakan masker ketika Anda sedang pilek atau batuk. Tujuannya selaras seperti poin sebelumnya, yakni memangkas potensi penyebaran kuman dan bakteri. Hindarilah penggunaan masker yang sama hingga berulang.
  • Jagalah kebersihan benda yang sering Anda gunakan. Terutama benda yang sering mengalami kontak sentuhan pada tangan Anda, seperti mungkin handphone, keyboard, mouse, setir kendaraan, gagang pintu kamar dan lainnya.
  • Cermati benda-benda yang memiliki potensi populasi kuman yang tinggi. Diantaranya seperti uang kertas, koin, alat tulis yang terpinjam, kunci, setang kendaraan roda dua kesayangan Anda, dan lainnya. Pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah melakukan kontak dengan benda-benda tersebut.
  • Bersihkan ruangan di tempat Anda sering berlama secara berkala.

Selalu ingat: kuman dan bakteri itu tidak terlihat mata. Dan sulit menakar kemampuan daya tahan tubuh kita yang terkadang fluktuatif. Oleh karena itu senantiasalah mencegah dan menekan angka risiko penyebaran kuman dan bakteri dengan melakukan langkah-langkah tips di atas sebagai bagian kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

(dr. Dewi E.A/klikdokter)