full screen background image

Diduga IMB “Abal-Abal” PT. Angkur Pratama Disomasi Warga

Lapan6Online.com – Palabuhanratu/Sukabumi : Fikri Abdul Aziz, diantaranya selaku pemilik tanah, yang berbatasan dengan lahan atau tanah yang akan dibangun Gedung Toserba atau Yogya diJl. Siliwangi, Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, belum menandatangani, izin lingkungan.

Kepada Lapan6online.com Fikri mengatakan,”Kami sudah dengan itikad baik, mengklarifikasi terkait izin lingkungan namun tidak ada respon, kemudian undangan, dan dilanjutkan dengan somasi (I) satu, namun sampai saat ini namun sampai dengan saat ini tidak tanggapan yang baik dari pihak perusahaan, (Yogya). Dengan tidak bantahan atas dalil-dalil yang kami sampaikan dalam somasi kami semakin menguatkan adanya dugaan pelanggaran prosedur dalam penerbitan IMB tersebut, “ tegas Fikri.

Lebih lanjut Fikri menambahkan, “Oleh karenanya kami layangkan surat somasi yang kedua, dan memberikan waktu 3 hari, sebelum kami menempuh upaya-upaya Hukum secara pidana maupun perdata, atau dengan mengajukan pembatalan IMB melalui PTUN Bandung, “ tambah Fikri.

Dody Rukman Meidianto, Camat Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi . Foto2 : JR

Tim Lapan6 mengkonfirmasi Dody Rukman Meidianto, selaku Camat Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi mengungkapkan,”Kami merekomendasi Surat Izin mendirikan Bangunan (IMB) sesuai dengan data-data, kelengkapan dokumen Prosudural yang sudah ditempuh, yang dilampirkan oleh pemohn, dan berkas atau dokumen sudah dilimpahkan ke dinas perizinan dan kami tidak tau kalau ini bermasalah ada warga, yang komplen atau merasa dirugikan kami harapkan untuk duduk bersama dari berbagai pihak secara dimusyawarahkan,”jelas Camat.

Sementara itu, Dodi yang mewakili dari pihak perusahaan tersebut menjelaskan bahwa, “Proyek pembangunan Gedung Toserba atau Yogya yang berada di jalan Siliwangi, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, kami bagian logistik pembangunan tersebut, kami akan membangun Mall 3 lantai terkait Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan lain-lainnya Prosedural atau tidak itu bukan kewenangan kami silahkan aja langsung pertanyakan kepada yang bersangkutan kami selaku kontraktor pelaksana pembangunan sudah mulai dilapangan untuk persiapan pelaksanaan pembangunan. Dengan kontrak selama 1 tahun harus selesai,” jelas Doni. JR/Tim




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *