full screen background image


Gotong Royong Dan Kebersamaan Adalah Cikal Bakal PAWAGIR

Lapan6online.com – Jakarta : Paguyuban Warga Giritirto (PAWARGI,red) disemangati kebersamaan, keterlibatan, komunikasi, relasi yang terjadi terus-menerus, sehati dan sejiwa dalam suka dan duka, untuk menghidupi dan menghayati tugas, karya, dan panggilan hidup dalam mewujudkan visi-misi paguyuban tersebut. Kebersamaan setiap anggotanya yang se-detak jantung, yang hidup dalam kebersamaan, memiliki kepekaan dan bertindak saling mengasihi sehingga terbentuk suatu komunitas yang sehati-sejiwa. Bentuk kehidupan bersama yang menghayati solidaritas, toleransi dan prinsip subsidiaritas dalam memanfaatkan segala perbedaan untuk mencapai tujuan bersama. Kebutuhan untuk hidup berkelompok yang berlandaskan pada kepercayaan yang satu bagi Warga PAWAGIR.

Warga PAWAGIR tampak kompak dalam kebersamaan. Foto2 : Ahmad Sanjaya

Gelaran tradisi tahunan Halal Bi Halal Paguyuban Warga Giritirto (PAWAGIR,red) asal Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada, 6 Agustus 2017 yang berlokasi di Bumi Perkemahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan penuh kidmat dan kebersamaan antar warga asal kampong halaman mereka.

Halal Bi Halal PAWAGIR tahun 2017 ini mengambil tema “Gotong Royong Kebersamaan dan Kerukunan Warga  Dalam Wadah PAWAGIR”. Bukan tanpa alasan warga asal Desa Giritirto ini menjadikan wadah PAWARGI dengan harapan untuk menyambung silahturrahim antar warga, Ngumpulke balung pisah (benang silahturahmi,red) , kekeluargaan, famili, generasi, pertalian saudara, eyang kakung, eyang putri, bapak, ibu, anak, putra, putri, menantu, mertua, besan, ipar, pakde, bude, paklik, bulik, sepupu, keponakan, cucu, buyut, canggah, tetangga, masyarakat sosial, dan sebagai warga negara dan bangsa Indonesia tercinta.

Dalam kesempatan tersebut, Supriyadi, Ketua Umum PAWAGIR mengatakan bahwa,”Alhamdulillah wadah PAWAGIR menjadi pemersatu bagi kami warga asal Desa Giritirto yang ada di Jabodetabek. Perkumpulan ini bukan sekadar acara ngumpul-ngumpul saja, namun para perantau ini pun berkeinginan untuk berperan serta membangun desa kami. Dan syukur Alhamdulillah, sekarang ini sudah di selenggarakan salahsatu program, yaitu Program Semen Satu sak, kebetulan ini adalah ide saya. Bermula dari yang kecil saja, dan ide Semen Satu Sak atawa disingkat Tiga S mendapat dukungan dari Warga PAWAGIR se-Jabodetabek secara positif, “ jelas Supriyadi kepada Lapan6online.com.

Supriyadi, Ketua Umum PAWAGIR. Foto2 : Ahmad Sanjaya

Nguri-uri budaya jawi dan menjunjung tinggi petuah para leluhur adalah cara PAWAGIR menjadikan wadah yang bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya asal Kebumen, Jawa Tengah. Dan kegiatan Halal Bi Halal tersebut tampak hadir tamu undangan Kepala Giritirto, Teguh, dan Wijil dari  DPRD Kabupaten Kebumen, serta tokoh masyarakat, Bambang serta tamu undangan lainya.

Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh ribuan warga PAWAGIR yang ada di Jabodetabek. Acara yang juga dimeriahkan oleh hiburan, sebagai pelepas penat suasana Jakarta. Supriyadi dalam sambutan pidatonya dengan lantang mengatakan, “Hidup PAWAGIR!!! Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan warga PAWAGIR dengan cara menjadikan kekuatan gotong royong sebagai symbol pemersatu antar Warga PAWAGIR yang ada di perantauan. Sekalipun kita diperantauan, kepedulian dengan kampung halaman kita harus tetap  berperan serta membangun Desa kita, “ tegasnya.

Agenda tetap PAWAGIR ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, kepanitian yang dikomandoi oleh Bobot, Sanjaya dan Team Work Warga PAWAGIR yang solid, sehingga acara tersebut berjalan lancar. Achmad Sanjaya.



Owner