full screen background image

IFEX 2017 Dorong Potensi Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia di Kancah Global

Lapan6online.com – Jakarta : Pameran mebel dan kerajinan terbesar di Indonesia, Indonesia International Furniture Expo (IFEX), yang berlangsung pada 11 – 14 Maret lalu kembali mencatatkan hasil positif bagi perkembangan industri mebel tanah air. Pameran yang diselenggarakan oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) ini mendapatkan sambutan positif dari para ekshibitor dan buyers.

Menurut Ketua Umum HIMKI, Soenoto, industri mebel merupakan salah satu industri penting yang menberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. “Industri mebel dan kerajinan merupakan salah satu industri yang mampu menghasilkan devisa, menyerap tenaga kerja, dan membawa citra positif bangsa di kancah internasional,” ujar Soenoto.

Pelaksanaan pameran IFEX, menurutnya, merupakan salah satu medium yang tepat untuk memperkenalkan keunggulan produk Indonesia ke publik dunia. IFEX merupakan pameran business-to-business (B2B) yang rutin digelar oleh HIMKI untuk menunjukkan perkembangan industri ini, baik dari sisi inovasi desain, bahan baku, maupun teknologi.

Dari tahun ke tahun pameran ini terbukti sukses mencuri perhatian buyers dan pemain indusri mebel dan kerajinan dunia. Pada tahun ini, panitia mencatat selama empat hari pameran ini berhasil dikunjungi oleh 11.225 buyer. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang mencatatkan jumlah pengunjung sebanyak 9.140 orang. Panitia mencatat 5 negara dengan jumlah buyer dan visitors terbesar adalah dari negara China, Australia, USA, India dan Netherlands.

Sementara itu, nilai on-the-spot transaction yang berhasil dicatatkan pada pameran IFEX tahun ini tercatat senilai US$300 juta, sementara follow-up transaction mencapai US$ 700 juta, sehingga total transaksi keseluruhan sesuai target yaitu USD 1 milyar.

Soenoto menyatakan pihaknya akan terus membenahi sistem penyelenggaraan pameran agar terus menjadi lebih baik. Hal ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi para ekshibitor, buyers, dan pengunjung selama berkunjung ke area pameran. “Kami sadar masih banyak yang perlu kami perbaiki dan ini menjadi perhatian penting kami. Pameran seperti ini merupakan ajang penting untuk memperlihatkan kemajuan industri mebel kita kepada dunia internasional,” ujar Soenoto.

Daswar Marpaung, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, selaku organizer IFEX menyatakan pihaknya siap membantu HIMKI untuk menghadirkan pameran mebel internasional kebanggaan Indonesia. “Setiap tahun kami melakukan evaluasi dan akan terus berbenah demi menghadirkan pameran yang bisa dinikmati oleh seluruh stakeholder industri mebel Indonesia. Kami juga terus menjalin komunikasi yang intens dengan pihak HIMKI untuk mengakomodir kebutuhan dan keinginan mereka terkait penyempurnaan pelaksanaan pameran ini,” ujar Daswar.

Kembangkan Industri Mebel Nasional
Soenoto menyatakan bahwa pihaknya berharap industri mebel dan kerajinan tidak hanya berfokus di pulau Jawa tetapi bisa berkembang dari Sabang sampai Merauke. Soenoto menyatakan pihaknya akan terus mendorong terciptanya sentra-sentra industri mebel di luar Jawa seperti di Kalimantan dan Sulawesi yang dikenal sebagai daerah penghasil rotan terbesar di tanah air, bersama dengan Sumatera dan Papua. Rotan merupakan salah satu bahan baku produk mebel Indonesia dengan potensi ekspor yang cukup besar.

Soenoto mengatakan bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang begitu besar dan industri mebel bisa memanfaatkan hal ini untuk memperkuat inovasi desain mereka. “Selain itu, kita juga memiliki bahan baku yang cukup melimpah dan ini menjadi modal yang cukup bagus bagi kita untuk mengembangkan industri mebel tidak hanya di pulau Jawa tetapi di berbagai wilayah di Indonesia,” ujarnya.

Untuk memperkuat industri mebel Indonesia, HIMKI juga akan menggagas peresmian bulan Mei sebagai bulan ‘Mebel Indonesia’. Ia menyatakan pihaknya saat ini sedang berupaya menyelesaikan kursi raksasa setinggi 12 meter yang akan menjadi ikon peresmian bulan Mebel Indonesia. “Melalui momentum penetapan Mei sebagai ‘Bulan Mebel Indonesia’ kami mengajak seluruh pelaku industri mebel untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik agar industri mebel dan kerajinan Indonesia semakin dikenal dunia,” pungkas Soenoto. Tri W




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *