full screen background image

Medsos Heboh Soal Foto Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan di Gunung Padang

Lapan6online.com – Cianjur/Jawa Barat : Foto-foto Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan saat berkunjung ke Situs Gunung Padang Cianjur, menjadi perbincangan heboh di media sosial (medsos) dan grup WhatsApp (WA).

Anton bersama jajaran Polda Jabar berkunjung ke Gunung Padang dengan menggunakan helikopter. Helikopter yang membawa Anton mendarat di kaki Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Minggu (22/1).

Setiba di lokasi, Anton Charliyan disambut dengan adat budaya Sunda yakni pemasangan ikat kepala KMD didampingi oleh beberapa pemandu wisata atau kuncen situs. Kuncen pun memperkenalkan sejarah Gunung Padang.

“Gunung Padang bukan milik suku Sunda, akan tetapi milik sejarah tatar Sunda, milik Jawa Barat, milik bangsa Indonesia dan bahkan milik dunia. Mari kita jaga dan berdayakan Situs Megalitikum obyek wisata yang bersejarah ini,” katanya seperti yang dilansir Radar Cianjur.

Sambil menyusuri keindahan situs, Anton memperhatikan beberapa hal di Gunung Padang. Ia menyebut, situs Gunung Padang merupakan situs tertua di dunia.

“Saya titip Situs Gunung Padang dan dirawat. Semoga Pemkab Cianjur dapat meningkatkan dalam semangat tatar Sunda. Mari kita pelihara situs ini dengan sebaik-baiknya dengan menghargai jerih payah perjuangan leluhur kita,” ujar Anton.

Anton Charliyan sempat duduk di batu kursi. Di batu yang menyerupai tempat duduk itu, Anton meletakkan kedua tangannya di dada sambil memejamkan mata, seperti orang sedang semedi.

Menurut cerita rakyat setempat, batu kursi yang diduki Anton merupakan tempat duduk Prabu Siliwangi memberikan wejangan kepada rakyatnya.

“Di batu singgasana itulah tempat Prabu Siliwangi bertapa untuk mendapatkan berbagai petunjuk dari Sang Pencipta,” terang Nanang, Koordinator Juru Pelihara Gunung Padang kepada Radar Cianjur (grup pojoksatu.id) beberapa waktu lalu.
Foto-foto Anton Charliyan duduk di batu kursi pun menyebar di media sosial. Ada yang berprasangka negatif lantaran Anton terlihat seperti orang semedi.

Namun banyak pula yang memuji kepedulian Anton terhadap budaya leluhur, khususnya budaya Sunda. Kunjungan Anton ke Gunung Padang pun dianggap sebagai bentuk perhatian jenderal bintang dua itu pada budaya, adat-istiadat, dan kearifan lokal. TI/Mas Te




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *