full screen background image


Oknum Anggota Polisi Bawa 3 Pucuk Senjata Kaliber 5,6 Diamankan Satgas PAM Bandara El Tari, Kupang

Lapan6Online.com – Kupang/NTT : Pada hari Sabtu, 02 Desember 2017 pukul 11.30 Wita bertempat di Bandara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur telah di amankan 1 oknum anggota Polri dengan identitas DLT dengan pangkat Bripka, warga Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

DLT diamankan dikarenakan yang bersangkutan membawa membawa 3 pucuk senjata beserta 200 butir amunisi kaliber 5.6 mm tanpa dilengkapi surat kepemilikan ataupun surat ijin pemegangan.

Selain itu, DLT akan berangkat menuju Manado via Surabaya dengan menggunakan pesawat Citilink nomor penerbangan QG 9702 dalam rangka akan melaksanakan Cuti.

Sedangkan  kronologis kejadian tersebut bermula dari pukul 10.00 Wita, DLT datang menuju Bandara El Tari Kupang. Awalnya DLT berencana akan berangkat menuju ke Manado via Surabaya dengan menggunakan pesawat Citilink namun DLT terlambat datang.

Kemudian pada pukul 10.15 Wita, DLT menunggu di counter lion air untuk membeli tiket tujuan Manado lainya.

Selanjutnya pada pukul 10.30 Wita, DLT melaksanakan pengecekan di X-ray. Namun saat dalam pengecekan, Nofi, petugas X- Ray melihat benda yang mencurigakan berbentuk senjata dan amunisi.

Kemudian petugas Avsec yang saat itu berjaga memeriksa tas ransel warna hitam dan di temukan 3 pucuk senjata api (2 jenis taurus dan 1 jenis Colt PPS,red) dengan amunisi sebanyak 4 dos yang berjumlah 200 butir kaliber 5,6 mm.

Dan pada pukul 10.40 Wita petugas Avsec dan Satgas PAM Bandara El Tari memeriksa identitas DLT dan dari hasil pemeriksaan di ketahui yang bersangkutan adalah anggota Polri dengan pangkat Bripka dan bertugas di Polres Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diingikan, pada pukul 10.45 Wita, Nofi, Security melaporkan ke Pos Avsec dan anggota BKO dari TNI AU, selanjutnya dari TNI AU melaporkan ke pimpinan, selanjutnya dari TNI AU berkoordinasi dengan Polresta Kupang Kota.

Pada pukul 11.15 Wita Wakapolres Kupang Kota tiba di pos Avsec untuk berkoordinasi dengan anggota Pom AU dan Security Bandara.

Pada pukul 12.00 Wita yang bersangkutan dibawa ke kantor POM AU Lanud El Tari untuk dimintai keterangan lanjut. Dilanjutkan pukul 12.10 Wita pihak Polres Kota Kupang dan DLT tiba di kantor Pomau Lanud El Tari

Pukul 12.15 Wita personil Pomau berkoordinasi dengan pihak Polres Kota Kupang guna meminta keteragan kronologi kejadian kepada DLT. Pukul 13.00 Wita pihak POM AU selesai melaksanakan pembuatan keterangan terkait senjata tersebut.

POM AU pada pukul 13.20 Wita membuat surat penyerahan DLT beserta barang bukti kepada pihak Polres Kota Kupang, yang diwakili oleh Kompol Ampi Mesies Von Bulouw.

Dan berdasarkan keterangan senjata tersebut tidak di lengkapi surat kepemilikan ataupun surat pemegangan. Senjata tersebut di dapat dari gudang senjata Polres Kota Kupang. Yang di ambil untuk di bawa cuti ke manado yang akan dipergunakan untuk berburu.

Senjata tersebut di ambil di gudang senjata tanpa seijin kepada siapapun dan hanya DLT sendiri yang tahu. Kejadian tersebut akan di tindak lanjuti oleh pihak Polres Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Haris




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *