full screen background image


Peran Penting Keluarga Dalam Penguatan Pendidikan Karakter

Lapan6online.com – Jakarta : Perkembangan era digital saat ini, peran aktif masyarakat yang dilakukan pemerintah di beberapa program dalam upaya membentuk karakter kemandirian dinilai masih kurang efektif.

Pentingnya peran keluarga dalam pengasuhan anak, pembinaan serta pengawasan secara intens, dapat menjaring komunitas aktif sebagai dua arah komunikasi yang sehat. Untuk itu, diperlukannya perhatian khusus dan komitmen pemerintah terhadap pendidikan keluarga.

Melalui program Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga periode tahun 2015 lalu, sangat dinilai berhasil membentuk karakter kemandirian era digital. Hal itu disampaikan Ir. Hj.Trisnani diacara seminar sehari Jurnal Wicaksana dalam penguatan karakter pendidikan keluarga, yang diselenggarakan di Museum Kebangkitan Nasional Jakarta, Jl. Abdul Rahman Saleh, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (16/11).

Lebih lanjut Hj.Trisnani menambahkan bahwa,“Pentingnya peran aktif pemerintah dalam menyuplai berbagai program pendidikan keluarga sangat dibutuhkan, peran masyarakat sebagai kontrol dan object pengawasan harus dibentuk dari keluarga.” ucap Trisnani.

Sementara itu, Anyelir Puspa Kemala selaku Ketua Pelaksana, dalam sambutannya menyampaikan,”Jurnal Wicaksana sebagai media yang mendukung penuh program pemerintah, memiliki tujuan untuk ikut berkontribusi dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami berharap, dengan adanya perhatian dan komitmen pemerintah terhadap pendidikan keluarga melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga pada periode Kabinet Kerja pada tahun 2015, maka penguatan program pendidikan keluarga semakin tertata dan lebih terarah. Kami secara aktif membangun jaringan jaringan keseluruh lapisan masyarakat sebagai media yang berintegritas, santun dan objectif.” papar Puspa.

Dikatakannya, hingga sekarang secara intens, pihaknya telah dipercaya Intripo Institut untuk melakukan pelatihan – pelatihan yang mengarah pada pembentukan karakter dalam pendidikan keluarga.

Dalam perkembangan teknologi yang kian maju, menurutnya menyebabkan orang tua harus memberikan pendampingan pada anak-anak, agar tidak salah dalam mengikuti informasi yang bisa diakses dari teknologi.

Karena teknologi menurut Anyelir Puspa Kemala seperti dua sisi mata pisau, di satu sisi dapat memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain dapat juga merusak moral anak, jika salah dalam memilih informasi di internet.

“Oleh karena itu perlu adanya upaya penguatan karakter dalam pendidikan keluarga dan pola asuh orang tua dalam mendidik anak di era digital seperti ini. Kami sebagai media baru harus turut membantu menyebarkan virus-virus kebaikan dalam program penguatan karakter di dalam keluarga.

Anyelir Puspa Kemala, Ketua Pelaksana sekaligus Pimpinan Redaksi Jurnal Wicaksana. Foto2 : Tri W

Kenapa penting? Karena penguatan karakter di dalam keluargalah, anak akan banyak membekali dirinya, agar menjadi seorang warga negara Indonesia yang baik, dapat memajukan bangsa dan negaranya.

Keluarga, menurut Puspa juga merupakan pondasi dasar untuk mencapai suatu tujuan bersama, agar kelak anak dapat mewujudkan negara atau bangsa menjadi hebat.

“Kami berharap agar kegiatan seminar ini dapat membantu para peserta yang hadir, menyebarkan virus-virus kebaikan ini di dalam lingkup keluarga. Di samping itu, Jurnal Wicaksana sebagai media yang mendukung penuh program pemerintah memiliki tujuan untuk ikut berkontribusi dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Serta secara aktif membangun jaringan kepada seluruh lapisan masyarakat sebagai media yang memiliki integritas, santun, dan obyektif. Karena Jumal Wicaksana memiliki visi menjaga kerukunan nasional,”pungkasnya. Tri W