full screen background image


PKL Puncak Cianjur Ngamuk Lawan Aparat, Mereka Bakar Lapak Sendiri

Lapan6online.com – Cianjur/Jawa Barat : Penertiban dan pembongkaran kios PKL Puncak, di kawasan Ciloto Rabu, 11 Oktober 2017, Cipanas, Cianjur diwarnai pembakaran hingga ke badan jalan. Aksi pembakaran tersebut sebagai bentuk kekecewaan pedagang kepada petugas Satpol PP Kabupaten Cianjur yang dinilai arogan dan melakukan penertiban di luar jadwal yang telah disepakati.

Sehingga pembongkaran ratusan kios PKL itu sendiri dimulai dari kawasan Pacet hingga Sindanglaya dan berjalan aman. Namun, ketika petugas Satpol PP berupaya membongkar kios yang berada di Jalur Ciloto Puncak, sempat mendapatkan penghadangan. Pedagang membakar kayu dan memecahkan kaca sampai ke badan jalan jalur Puncak.

Foto: Farhan/radarcianjur

Setelah beberapa waktu, masa yang berasal dari pedagang berhasil diredam oleh jajaran Polres Cianjur dan berhasil dibubarkan sekitar pukul 18.30 WIB. Deni Sudarman (50) salah seorang pedagang mengaku saat itu para pedagang tengah membongkar sendiri lapak-lapaknya. Sebab, dalam kesepakatan, pembongkaran akan dilakukan pada Kamis (12/10).

Menurut Deni,“Ini malah dilaksanakan penertiban sekarang. Padahal kami tengah membongkar kios sendiri. Tapi petugas langsung main bongkar paksa,” ujarnya, Rabu (11/10). Sementara itu Ahmad (35) pedagang lainnya, menyesalkan penertiban tanpa ada upaya relokasi atau pemindahan tempat berdagang.

Ahmad pun kecewa atas tindakan yang dianggap semena-mena itu,“Kalau di Pemkab Bogor peduli, PKL dibongkar tapi ada opsi pemindahan. Ini pemkab Cianjur sama sekali gak peduli dengan masyarakat kecil,” ujarnya. Sikap arogan SatPol PP Kabupaten Cianjur itu disesalkan koordinator pedagang Puncak Ciloto Ujang (51).

Menurutnya, pemkab Cianjur sama sekali peduli dengan masyarakat kecil dengan membongkar lapak PKL di luar jadwal yang telah disepakati. “Setidaknya jika sesuai dengan komitmen jadwal yang ditentukan pedagang tak akan berbuat demikian,” kecamnya.

Menurutnya, sejak puluhan tahun berdagang, baru kali ini ditertibkan. “Sebenarnya kami menghargai pemerintah dengan membongkar sendiri lapak-lapak kami. Tapi ini kenapa mereka membongkar paksa di luar jadwal,” sesalnya.

Di sisi lain, Kasat Pol PP Kabupaten Cianjur Akos Koswara enggan memberikan tanggapan mengenai pembongkaran ratusan kios. “Kami cuma melaksanakan tugas,” singkatnya.

Video Puncak Mencekam pun Beredar Di Medsos
Video yang diunggah oleh akun Instagram neng_jepret belum lama ini menarik banyak perhatian Warganet. Dalam video tersebut tampak beberapa orang pria membakar kayu dan benda lainnya di tengah jalan. Diketahui videon itu bertempat di Kawasan Puncak, sebab dalam unggahan tersebut ditulis.

“Pembongkaran warung-warung di Puncak, katanya buat pelebaran jalan supaya Puncak ngga macet seperti biasanya. Semoga nanti kalo udah jadi pelebaran jalannya, Puncak ngga macet lagi ya.Buat para pedagangnya sing sabar, insya Allah ada jalan buat mencari rejeki di tempat lain, anggap aja Allah sedang menunda sejenak rejeki bapak-bapak dan ibu-ibu untuk penghidupan di kemudian hari yang lebih baik, aamiin…”

Tak hanya di Instagram, video juga menyebar di sejumlah grup facebook. Beredarnya video tersebut membuat banyak netizen bertanya-tanya, apakah betul hari ini kawasan Puncak rusuh? Seperti yang ditanyakan seorang netizen bernama Faik Nasir, warga Bogor Selatan, Kota Bogor. “Bener, Puncak rusuh?,” ujarnya. “Itu warung remang-remang di Puncak ya?,” tanyanya lagi.

Pertanyaan serupa juga disampaikan Ramdan dan Yulia, warganet lainnya. “Video Puncak rusuh bener gak ya?,” tanya Ramdan. “Ada video di grup FB Puncak katanya rusuh, betul gak?,” kata Yulia.

Dari informasi yang didapat kejadian tersebut terjadi di kawasan Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Rabu (11/10/2017) petang. Aksi pembakaran itu dilakukan sejumlah pedagang usai bangunannya dibongkar petugas Satuan Polisi Pamong Praja, Kabupaten Cianjur.

Diduga kesal karena tempat jualannya dibongkar petugas, sejumlah orang kemudian membakar kayu dan barang lainnya di tengah jalan. Pembakaran dilakukan setelah petugas Satpol PP Kabupaten Cianjur meninggalkan lokasi.

Aksi tersebut tidak meluas setelah polisi dari Polres Cianjur datang ke lokasi. Seperti diketahui, penertiban warung-warung di sepanjang jalur Puncak terkait rencana pemerintah melebarkan jalur tersebut.

Sebelumnya pembongkaran warung-warung juga sudah dilaksanakan Satpol PP Kabupaten Bogor mulai dari Gadog hingga kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.  Tim



Owner