full screen background image


Realisasi Rumah DP 0 Rupiah, Bank DKI Siap Bantu Anies-Sandi

Lapan6Online.com – Jakarta : Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman menganggarkan Rp 799,99 miliar untuk pengadaan tanah perumahan rakyat dan kawasan permukiman.

Sebelumnya, pada pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS), dana untuk pengadaan tanah itu hanya sebesar Rp 99,9 miliar. Namun, usai rapat Banggar, angka yang muncul sebesar Rp 799,9 miliar.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berencana melibatkan empat BUMD dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman untuk menggarap Program Rumah DP 0 rupiah.

Keempat BUMD itu adalah PT Bank DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro), PT Sarana Jaya dan PD Pasar Jaya.

“Kalau berdasarkan konsep yang kita terima dari Wagub, ini yang dilibatkan (dalam Program Rumah DP 0 rupiah),” kata Corporate Secretary Bank DKI, Zulfarshah, Kamis (23/11).

Menurut Zulfarshah, peran Bank DKI dalam program ini adalah sebagai pihak yang menerima pengajuan kredit rumah tersebut oleh warga, namun bagaimana peraturan dan ketentuannya, masih dibahas meski tetap akan mengacu pada  Peraturan Bank Indonesia No 17/12/pbi/2017 tentang Pemberian Kredit atau Pembiayaan oleh Bank.

“Payung hukum untuk Bank DKI dalam program ini juga masih dibahas, tapi kata Wagub kemungkinan berupa Pergub (Peraturan Gubernur),” ujar Zulfarshah.

Seperti diketahui, Program Rumah DP 0 rupiah merupakan satu dari delapan belanja prioritas yang ajukan Gubernur Anies Baswesan dan wakilnya, Sandiaga Uno, dalam RAPBD 2018 yang saat ini masih dibahas oleh Pemprov dan DPRD DKI. Mas Te



Owner


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *