full screen background image


Super Nekat , CV Anugerah Di Bartim Pakai Logo POLRI Untuk Operasi Tambang

Lapan6online.com – Bartim-Kalteng : Tampaknya penggunaan Logo POLRI oleh CV Tambang Anugerah terbilang nekat, Lapan6 mendapat laporan aktifis LSM Barito Timur tentang adanya penggunaan Logo POLRI oleh CV Tambang Anugerah Rabu 10 Mei 2017 lalu.

Dan perlu diketahui bahwa Logo Tribrata sama dengan lambang Garuda, tidak boleh dipergunakan untuk yang bersifat arogansi. Terlebih perusahaan atau badan usaha yang menggunakan lambing Polri, tentunya ada proses procedural yang harus dilalui. Dikhawatirkan adanya penyalahgunaan dan arogansi dimasyarakat.

Dokumen Lapan6 10 Mei 2017 Skj 12.45 Bbwi Lokasi Area Tambang CV Anugerah Barito Timur Kalimantan Tengah,tampak Pos Penjagaan CV Anugerah dengan Spanduk Kecil Berlogo Mabes POLRI.Sepanjang sejarahnya tidak ada Institusi Negara apalagi POLRI secara langsung membuka Usaha dengan mengatas namakan POLRI langsung dan atau TNI,juga sama sama dilarang mengurusi Bisnis.Jangankan berbentuk Institusi bersifat personal saja tetapi masih aktif sebagai angota POLRI dan atau TNI ada larangan Undang Undang/Hukum.

Cukup mengagetkan hal itu bisa terjadi diwilayah Hukum POLRES Barito Timur, apakah tidak terpantau ataukah ada sesuatu?, semuanya perlu penelusuran lebih jauh oleh Lapan6. Setahu Lapan6 penggunaan Logo Intitusi Negara oleh Ormas saja tidak diperkenankan kecuali ada persetujuan lembaga Negara terkait dengan pertimbangan khusus (baca UU No 17 Th 2013 ttg Ormas), sementara untuk Badan Usaha jelas dilarang sebab akan mempertaruhkan Institusi Negara yang bersangkutan dan bisa saja disalah gunakan Oknum tertentu.

Lalu siapa punya gawe menggunakan lambang POLRI oleh CV Tambang Anugerah di Bartim Kalimantan Tengah serta apa tujuannya logo tersebut digunakan oleh Badan Usaha dengan alasan kerjasama Koperasi dengan LKPP POLRI dan TNI ?.Apakah sudah ada perundangan produk baru yang membolehkan Institusi POLRI dan atau TNI berbisnis ?,atau ada produk perundangan baru yang membolehkan personal anggota POLRI dan atau TNI yang masih aktif untuk Berbisnis ?,menurut AKT aktifis Lsm Bartim hal itu belum ada aturanya baik Institusi maupun Person Anggota POLRI atau TNI boleh Berbisnis terlebih lagi pada Jenis Usaha Emas Hitam alias Batubara.

Dari sumber lain LSM, diduga IUP CV Anugerah dipertanyakan,diduga menggunakan Izin Badan Usaha lain bukan Ijin Badan Usaha CV Anugerah sendiri,jika ini terbukti benar maka CV Anugerah secara Badan Hukum diduga telah melakukan Illegal Mining yang harus ditindak tegas sesuai dengan perundangan yang berlaku.

Badan Usaha CV-pun dipertanyakan apakah masih boleh membuka Tambang,dan apakah Koperasi dan CV Anugerah sendiri sudah terdaftar di Kemenkum-HAM?, apakah sudah Clear&Clean ?, dalam data Tambang Kalimantan Tengah belum Lapan6 temukan adanya Clear&Clean dari CV Anugerah, dan perlu terus ditelusuri sesuai dengan kewenangan Media dalam membuka dugaan Pelanggaran dan atau Kejahatan di NKRI ini. Lapan6 juga terus koordinasi dengan POLRES Bartim untuk mengungkap siapa dibalik CV Anugerah dan Koperasi LKPP POLRI/TNI termasuk penggunaan Logo Mabes POLRI. TS,SH