full screen background image


Tim Dayung Karawaci Juara Dragon Boat Banten

Festival Cisadane Internasional 2017
Lapan6online.com  – Kota Tangerang : Tim Dayung Kecamatan Karawaci secara gemilang tampil sebagai juara lomba Dragon Boat Terbuka Provinsi Banten. Irwan dan kawan-kawan berhasil menerapkan strategi dengan tidak memforsir tenaga di babak semi final lomba yang merupakan rangkaian Festival Cisadane di Kali Ciisadane Kota Tangerang, Minggu sore (23/7).

M. Agun Dj, Ketua Pengprov.PODSI saat memberikan keterangan persnya kepada Lapan6online.com. Banten. Foto2 : Fay

Kemenangan tim Dayung Kecamatan Karawaci dipastikan setelah mencapai garis finis paling depan dengan catatan waktu 2.22.39. Sementara juara dua direbut rival terberatnya dari Kecamatan Pinang dengan kalah tipis 2.22.78 yang pada babak semifinal justru jauh berada di depan Tim Dayung Karawaci.

“Kemenangan yang kita hasilkan ini lebih karena kita mampu dan berhasil menerapkan strategi di babak semifinal dengan tidak memforsir tenaga, cukup dibelakang tim Dayung Pinang dengan mempertahankan diri di posisi kedua untuk bisa lolos ke babak final,” kata Irwan salah seorang atlet dayung Kecamatan Karawaci usai pertarungan partai final.

Baik Tim Dayung Kecamatan Karawaci maupun dari Kecamatan Pinang, sama-sama dibina oleh pejabat wilayahnya. Yaitu Camat Karawaci, Suli dan M Agun Dj, Camat Pinang. Kedua pejabat wilayah ini, dikenal sebagai pembina dayung di Kota Tangerang dan Provinsi Banten. Sehingga cabang dayung daerah ini menjadi pusat pembinaan olahraga dayung di provinsi tersebut.

Hal ini juga dibuktikan dengan dua tim finalis lainnya juga berasal dari Kota Tangerang, yaitu Tim PODSI Kota A di tempat ketiga dengan waktu 2.37.06 dan keempat ditempati Tim PODSI Kota B.

Hasil yang dicapai tim dayung Kecamatan Karawaci sekaligus memenuhi target yang dicanangkan tim tersebut sebelum berlaga di semifinal. “ Target kita adalah tampil sebagai juara pada turnamen terbuka se Banten ini,” kata Irwan, atlet dayung senior Kota Tangerang yang mengaku sudah jadi atlet sejak tahun 2001.

Mengenai persiapan, Irwan yang sehari-harinya melatih dan berlatih di Pengkot PODSI Kota mengaku, pihaknya mempersiapkan diri sekitar 1.5 bulan saja. “Kita tidak bisa berlatih rutin, karena tidak semua atlet dapat berlatih bersama-sama. Kendalanya karena kesibukan masing-masing,” jelasnya.

Peserta loba Dayung Dragon Boat terbuka se Banten bersiap-siap menaiki Perahu mengikuti partai final di Kali Cisadane. Foto2 : Fay

Mengenai rencana ke depan dari tim dayung Kecamatan Karawaci, Irwan yang mengaku timnya didampingi pelatih Takur menyebutkan bahwa mereka akan terus berlatih rutin. “ Kita ingin mencetak prestasi yang lebih tinggi, seperti juga keinginan dari rekan-rekan kami dari tim lainnya yang ada di Kota Tangerang,” harapnya.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Banten, M Agun DJ ditempat terpisah mengatakan, lomba dragon boat terbuka untuk Provinsi Banten ini dari waktu ke waktu akan terus dilaksanakan. Karena even ini sangat bermamfaat untuk menilai perkembangan yang dicapai selama menjalani latihan.

“Kita mengimbau kepada seluruh pengurus Kabupaten dan Kota serta perkumpulan ataupun klub yang ada di Banten untuk aktif mengirimkan dan mengikuti turnamen-turnamen dayung yang ada. Ini sangat berguna dalam upaya kita mengembangkan prestasi dayung provinsi Banten ke level yang lebih tinggi seperti Kejuaraan nasional, Pra PON, PON maupun even internasional lainnya,” kata Agun.

Sementara itu pelatih dayung Kecamatan Pinang, Prima mengatakan kekalahan timnya lebih disebabkan terlambat dalam melakukan star. Hal ini terlihat dari posisi tim dayung Pinang yang berada dilintasan tiga berada di posisi belakang ketika star dilakukan. Pada lomba dengan jarak 450 meter itu, satu persatu lawan-lawannya dikejar. Yaspa,Yaspi dan kawan kawan melewati  tim PODSI Kota B, berlanjut berada di depan tim dayung Kota A.

“Sayangnya saat mencapai finis kita kalah cepat hanya beda bebepa second saja dari tim dayung Kecamatan Karawaci. Meski demikian, hasil ini tidak terlalu mengecewakan, karena kita memang sengaja menurunkan atlet-atlet muda,” kata Prima dengan menyebutkan timnya berlatih setiap hari dengan memanfaatkan Situ Cipondoh sebagai tempat latihan,”.

Puncak lomba dragon boat akan terjadi pada tanggal 28-29 Juli di tempat yang sama, karena pada tanggal tersebut akan berlangsung lomba dragon boat terbuka internasional. Disamping diramaikan para pedayung naga dari daerah di tanah air, juga ada dua negara luar yang ikut. Yaitu Australia dan Singapura. Fay 



Owner