full screen background image

Wah…Antasari Dukung Kuasa Hukum Setnov, Tapi KPK Belum Bisa Buktikan Keterlibatan SBY

Lapan6Online.com – Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa membuktikan dugaan keterlibatan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhy Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

“Tidak ada data yang konkret sekali mengenai itu, sama sekali enggak ada,” kata Ketua KPK, Agus Raharjo di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Kamis (8/2).

Agus menjelaskan pihaknya sama sekali tak memiliki data konkret terkait isu yang dihembuskan oleh pengacara Firman Wijaya.

Meski demikian, lanjut Agus, pihaknya bakalan mengusut dugaan keterlibatan SBY jika memang pihaknya sudah mengantongi bukti cukup. “Jadi, kalau nanti di dalam perkembangan ada data ya pasti kita telusuri, tapi sampai hari ini belum ada datanya,” demikian Agus.

Sementara itu, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mendukung Firman Wijaya, pengacara dariterdakwa korupsi e-KTP Setya Novanto.

“Antasari akan mendukung Firman untuk menjadi penasihat tim advokasi. Antasari dibutuhkan tim atas keahlian dan pengalaman mantan jaksa senior itu dalam menghadapi tuduhan pencemaran nama baik oleh SBY,” kata pengacara Antasari, Boyamin Saiman, Kamis (8/2).

Firman dilaporkan Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono alias Pak SBY ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik.

Boyamin yakin, Antasari Azhar mampu membedah unsur-unsur pasal pencemaran nama baik yang diatur KUHP yakni pasal 310 dan 311.

Menurut Boyamin, Firman Wijaya tidak pernah menuduh SBY terlibat korupsi e-KTP. “Firman Wijaya tidak pernah terucap kalimat menuduh SBY terlibat korupsi e-KTP,” kata Boyamin yang juga koordinator tim advokasi Firman itu.

Boyamin yakin, apa yang disampaikan Firman terukur dan tidak memenuhi unsur pencemaran nama baik. “Pak Antasari pasti bisa banyak membantu bahwa Firman tidak memenuhi unsur pencemaran nama baik sehingga penyelidikan kepolisian dihentikan,” ungkapnya. Bayu Segoro



Owner


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *