full screen background image

Wisata Rimba Bersama Awak Media FPII Setwil DKI Jakarta

Lapan6online.com – Cibodas/Cianjur : Kegiatan awak media yang tergabung dalam Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil DKI Jakarta di Taman Nasional Gede Pangrango, Cibodas, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat memberi kesan tersendiri. Berwisata Rimba sekaligus Pengukuhan Sekretaris Wilayah DKI Jakarta, hajatan besar FPII Setwil DKI Jakarta ini bukanlah sekadar berwisata saja, namun ada misi tersendiri dalam hal membongkar bau busuk Kawasan Hutan Lindung Gunung Gede yang dikenal dengan sebutan Kawasan Sejuk dan Ramah Lingkungan.

Namun, kesan sejuk dan ramah lingkungan kini sudah tercorek dan tercabik-cabik oleh ulah sejumlah oknum dengan modus Cacing Sonari. Alih-alih mencari cacing untuk obat, namun tindakan pencarian cacing tersebut membabat pohon-pohon yang ada dikawasan tersebut. Dampaknya adalah gundulnya kawasan sejuk dan ramah lingkungan.

Ada indikasi proses hukum “banci”, karena hingga saat ini ada indikasi intervensi dari oknum-oknum petinggi negara ini. Berharap dengan Wisata Rimba Tim FPII Setwil DKI Jakarta ini dalam melakukan investigasi secara langsung bisa membuka mata, telinga dan hati para oknum-oknum yang secara tidak langsung merusak kawasan hutan Gunung Gede yang sudah jelas dilindungi oleh Undang-Undang.

Gunung Gede terletak tidak terlalu jauh dari kota Jakarta maupun kota Bandung, sekitar 2,5 jam perjalanan dan bisa ditempuh baik dengan kendaraan umum (Bus) maupun kendaraan pribadi. Umumnya para pengunjung masuk dari pintu Cibodas, walaupun sebenarnya Gunung Gede memiliki beberapa alternatif pintu masuk seperti Gunung Putri, dan Selabintana (Sukabumi).

Berada dalam ruang lingkup Taman Nasional Gede Pangrango, taman nasional ini terbentang di tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi, dengan ketinggian 1.000 – 3.000 Meter di atas Permukaan laut. Suhu rata-rata di puncak gunung Gede 18 deg;C dan di malam hari suhu puncak berkisar 5 °C dengan musim pendakian terbaik sekitar bulan Juni s/d September.

Selain bentang alam yang memukau, keunikan lain taman nasional Gede – Pangrango ialah kekayaan ekosistemnya. Dipenuhi oleh keanekaragaman tumbuhan langka & endemik, taman nasional ini juga dihuni oleh satwa langka yang sangat dilindungi seperti Owa & Elang Jawa, sehingga tak jarang para peneliti dunia datang ke tempat ini untuk melakukan penelitian.

Sebuah danau kecil di ketinggian 1.575 meter dpl atau sekitar 1,5 km dari pintu masuk Cibodas, danau ini tampak berwarna biru diterpa sinar matahari dan terlihat indah dikelilingi oleh hutan yang rimbun. Apabila sedang beruntung, anda bisa melihat kura-kura penghuni danau ini sedang berjemur di pagi hari.

Air terjun Cibeureum.
Air terjun dengan ketinggian sekitar 50 meter terletak sekitar 2,8 km dari Cibodas dengan air yang dingin dan jernih serta udara yang segar. Di sekitar air terjun tersebut dapat melihat sejenis lumut merah yang merupakan salah satu dari banyak tumbuhan endemic yang terdapat di taman nasional Gede Pangrango.

Mata Air Panas.
Terletak sekitar 5,3 km  dari Cibodas. Sebuah sumber air panas dapat dijumpai dalam jalur pendakian via Cibodas setelah menempuh sekitar 3,5 jam perjalanan dari pintu masuk (jika kita tidak tergoda oleh pesona alam sebelumnya).

Air panas ini tepat berada di jalur pendakian. Namun, untuk keselamatan dan keamanan para pendaki saat melewati track yang dipenuhi air, telah disediakan tali untuk berpegangan. Sumber air panas di tengah-tengah jalur pendakian ini jarang ditemukan pada gunung lain di Indonesia.

Kandang Batu dan Kandang Badak.
Berupakan shelter dimana para pendaki bisa mendirikan tenda untuk menginap baik sebelum ataupun setelah melakukan pendakian ke puncak gunung Gede. Tempat ini juga sering digunakan sebagai titik pengamatan satwa. Berada pada ketinggian 2.220 m.dpl atau sekitar 3,5 jam perjalanan dari Cibodas.
Puncak dan Kawah Gunung Gede.

Melihat sunset / sunrise, mengamati hewan liar, melihat keindahan kawah dan tentunya menikmati pencapaian anda berdiri di puncak gunung setelah melakukan pendakian yang melelahkan. Terdapat beberapa kawah aktif yaitu kawah Lanang, Ratu dan Wadon. Berada pada ketinggian 2.958 m.dpl dengan waktu 5 jam pendakian dari Cibodas.

Alun-alun Suryakencana.
Sebuah padang edelweiss luas yang sangat indah. Berada pada ketinggian 2.750 m. dpl atau 6 jam perjalanan dari Cibodas. Perjalanan Wisata Rimba banyak sekali tantangan bagi mereka, terlebih perjalanan yang ditempuh cukup melelahkan. Namun, sisi baik dari perjalanan tersebut sangat berarti bagi khalayak ramai, karena ada jawaban dari bau busuknya oknum pejabat yang telah membabat habis pohon yang sebagai pondasi kawasan hutan lindung Gunung Gede Pangrango. Tri W/Christy/Ipul Jenggot




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *