Gegara Proyek BPJN Majene Gagal Jadi Feasibility Study, Nietizen Geram : Sudah biasa, uang rakyat habis, proyek gagal!

0
704
Proyek Jalan Trans Sulawesi Ancurrr/Foto2 : Ist.

HUKUM

“Kami sudah bayar pajak, tapi jalan kami rusak lagi. Apa gunanya uang kami?”

Majene | SULBAR | Lapan6Online : Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) kembali menjadi sorotan karena diduga gagal dalam pelaksanaan dan perencanaan studi kelayakan (Feasibility Study) yang menelan anggaran miliaran rupiah di daerah Buttu Ra,bah, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat.

Jalan Trans Sulawesi sebelum dibangun/Foto : Ist.

Proyek jalan yang baru saja dikerjakan sudah mengalami kerusakan, memicu berbagai komentar negatif di berita dan media sosial.

Warga setempat mengungkapkan kekecewaan mereka atas kualitas jalan yang tidak sesuai dengan harapan. “Kami sudah bayar pajak, tapi jalan kami rusak lagi. Apa gunanya uang kami?” ujar warga tersebut, kepada awak media, pada Kamis (08/01/2026).

Sementara itu, Warga Rangas yang enggan disebutkan namanya mengatakan,”Buttu Ra,bah artinya gunung runtuh sejak dulu dari nenek moyang kami baiknya dibuatkan jembatan dan dijadikan objek wisata pasti menarik,” jelas warga dengan nada kesal.

Proyek Balai Pelaksanaan Jalan Nasional hasilnya seperti ini

Warga menduga kualitas pengerjaan menjadi salah satu penyebab utama munculnya keretakan.

‎Selain itu, tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas setiap hari juga dinilai mempercepat kerusakan badan jalan.

‎Tak hanya menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan, kondisi tersebut juga memicu pertanyaan publik terkait pengawasan proyek tersebut.

Proyek Balai Pelaksanaan Jalan Nasional hasilnya seperti ini

Dampaknya
Kerusakan jalan yang baru saja dikerjakan, kemudian adanya pemborosan anggaran miliaran rupiah, sehingga merugikan bagi masyarakat.

Dan perlu diketahui, bahwa ‎Jalan Trans Sulawesi sendiri merupakan jalur vital yang berperan penting dalam mendukung aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta mobilitas masyarakat di Kabupaten Majene dan sekitarnya.

‎Oleh karena itu, keberadaan infrastruktur jalan yang berkualitas menjadi kebutuhan mendesak, sehingga pembuatannya pun tidak bisa asal-asalan.

Komentar Netizen
– “Sudah biasa, uang rakyat habis, proyek gagal” – @warganet1
– “BPJN, tolong kerja yang bener!” – @warganet2
– “Masyarakat sudah capek dengan proyek gagal” – @warganet3
– @seperti kena gempa bumi.

BPJN harus segera mengambil tindakan untuk men

Proyek Balai Pelaksanaan Jalan Nasional hasilnya seperti ini

gatasi masalah ini dan memastikan bahwa proyek-proyek jalan nasional dikerjakan dengan baik dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada tanggapan dari pihak pelaksana atau pihak BPJN Majene. (*HGDP/Lpn6)