MEGAPOLITAN
‘Kami ingin siswa-siswi kami menjadi anak-anak yang berakhlak mulia, mandiri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,”
Jakarta | Lapan6Online : Ratusan siswa MI Al Ihsan Attahitiyah III mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) 10-11 Januari 2026 yang bertujuan membangun karakter mulia melalui kebersamaan dan kemandirian.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 4 hingga 6, dengan didampingi oleh guru dan staf sekolah dengan mengambil lokasi di Taman Bumi Perkemahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Persami ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti upacara, games, dan kegiatan kepramukaan. Siswa-siswi juga diajarkan tentang pentingnya kebersamaan, kemandirian, dan kepemimpinan.
Kepala MI Al Ihsan Attahitiyah III, Muhammad Robi S,pd, kepada Lapan6Online.com, pada Sabtu (10/01/2026) mengatakan bahwa,”Kegiatan Persami ini sangat penting untuk membangun karakter siswa-siswi. Kami ingin siswa-siswi kami menjadi anak-anak yang berakhlak mulia, mandiri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya penuh semangat.
Ia menambahkan,”Kegiatan Persami ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi siswa-siswi MI Al Ihsan Attahitiyah III dan membantu mereka menjadi generasi yang lebih baik,” imbuhnya.
Dengan tema “Membangun karakter mulia melalui kebersamaan dan kemandirian,” diharapkan Persami MI Al Ihsan Attahitiyah III ini dapat menjadi motivasi baik untuk para siswa maupun guru.

MI Al Ihsan Attahitiyah III yang beralamat di Jl.Cipinang Jaya CC RT 11/08 Kel. Cipinang Besar Selatan, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur telah menjadikan agenda tetap tahunan untuk menggelar Persami.
Sebagai penyemangat serta dukungan, para guru-guru pun dilibatkan dalam Persami tersebut, mereka diantaranya ; Nelvi Berlina (Bu Nelvi), M.Mustaqim (Pak Mus), Sugiri (Pak Fahri), Lely Sri Puspianti (Bu Lely ), Zakiya (Bu Zakiyah), Mulyanti (Bu Mul) sedangkan untuk Pembina Pramuka MI Al Ihsan Attahitiyah III adalah Soleh (Ka Soleh), Tiara Indrawati (Ka Tiara), Aulia Ramandhan (Ka Aulia), Pratiwi Nur Aizah (Ka Tiwi), Zulkarnain (Ka Izul).
Adapun Tema “Membangun karakter mulia melalui kebersamaan dan kemandirian,” maksudnya adalah membangun karakter yang baik dan kuat pada siswa-siswi melalui kegiatan yang mendorong mereka untuk bekerja sama, berbagi, dan bertanggung jawab dengan diri sendiri dan orang lain.
Hal ini seperti yang disampaikan Nelvi Berlina, Guru MI Al Ihsan Attahitiyah III, ia menjelaskan bahwa,”Kebersamaan (gotong royong,red) membantu siswa-siswi untuk belajar bekerja sama dengan orang lain, menghargai perbedaan dan keberagaman, dan untuk meningkatkan empati dan solidaritas. Kemudian kemandirian (kemampuan mandiri,red) membantu siswa-siswi untuk belajar bertanggung jawab dengan diri sendiri, mengembangkan kemampuan problem-solving dan pengambilan keputusan, dan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian,” jelasnya.
Ia menambahkan,”Dengan demikian, siswa-siswi dapat menjadi individu yang lebih baik, memiliki karakter yang kuat, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” tambahnya. (*Haris Supriyono/Lpn6)
















