OPINI | EKONOMI | POLITIK
“Pada saat menjabat sebagai sebagai Mentan di era Jokowi sebelum di gantikan oleh Yassin Limpo DPR RI komisi IV pernah menanyakan soal Anggaran Triliunan Rupiah untuk Swasembada Bawang Putih itu,”
Oleh : Muslim Arbi
AMRAN Soleman saat menjabat sebagai Mentri Pertanian di Kabinet Pertama Presiden Joko Widodo mencanangkan Program Swasembada Bawang Putih secara nasional.
Mengapa saat itu Program Swasembada Bawang Putih perlu di lakukan? Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan Bawang secara nasional yang tiap tahun nya harus di impor yang mencapai ratusan ribu ton.
Akibat itu tentu nya cadangan devisa secara nasional akan terkuras akibat pemerintah harus mengimpor bawang putih yang mencapai ratusan ribu ton. Dan untuk kebutuhan itu beban cadangan devisa akan terus berkurang. Dan keuangan negara akan terus di gerogiti oleh Importasi Bawang Putih selama ini.
Maka di canangkanlah program Swasembada Bawang Putih dan saat itu Kementan yang di pimpin oleh Amran Soleman pun mengajukan beberapa daerah untuk program penanam bawang putih.
Dan penanaman bawang putih ini menjadi salah syarat bagi para Importir untuk mendapatkan RIPH – Rekomendasi Impor Produk Hortikultura.
Dahulu syarat tanam itu di awal sebelum importir memperoleh RIPH. Tetapi saat ini di balik – Para Importir diwajibkan menanam bawang Putih setelah memperoleh RIPH.
Di saat Amran Soleman memimpin Kementrian Pertanian (Kementan,red) memperoleh dana untuk swasembada Bawang Putih di awal adalah Rp 1.7 Triliun APBN belakang dana menurun menjadi Rp 1 Triliun rupiah tiap tahun.
Kalau Importir di syaratkan menanam Bawang Putih sebelum mendapatkan RIPH dan belakangan setelah mendapatkan RIPH. Berarti Pihak Importir lah yang lakukan program tanam bawah putih itu.
Menjadi pertanyaan lalu dana Triliunan Rupiah untuk Program Swasembada Pangan itu kemana pergi nya?
Pada saat menjabat sebagai sebagai Mentan di era Jokowi sebelum di gantikan oleh Yassin Limpo DPR RI komisi IV pernah menanyakan soal Anggaran Triliunan Rupiah untuk Swasembada Bawang Putih itu.
Penulis hadir mewakili Asosiasi Horti dan mempertanyakan itu di saat rapat antara Komisi IV saat itu. Tetapi sampai saat ini. Tidak ada penjelasan dari Kementan yang di pimpin oleh Amran Soleman sampai akhir nya di gantikan oleh Sahrul Yassin Limpo.
Jadi kemana itu dana Triliunan untuk Swasembada Bawang itu pergi bersama hilang isu swasembada Bawang Putih yang sempat di gembar – gemborkan saat itu? Surabaya: 11 Nopember 2025. (**)
*Penulis Adalah Ketua Asosiasi Hortikultura Nasional


















