Wagub Kalbar dan Bupati Sanggau Resmikan Rumah Betang Bidayuh Labak Nyeru di Kecamatan Entikong

0
48
Wagub Kalbar Krisantis Kurniawan S.IP., M.Si,yang didampingi Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot M.Si.,yang juga ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten sanggau meresmikan Rumah Betang Bidayuh Labak Nyeru yang terletak di Dusun Sontas, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar/Foto2 : Saepul/Lapan6OnlineKalbar

BUDAYA | POLITIK

“Rumah Betang lebih dari bangunan fisik, ya adalah jantung kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Dayak, bagi suku etnis Dayak bidayuh di kecamatan Entikong, rumah Betang ini merupakan simbol persatuan kebersamaan, identitas yang kuat,”

Entikong | Sanggau | KALBAR | Lapan6Online : Entikong Kalbar, Wagub Kalbar Krisantis Kurniawan S.IP., M.Si,yang didampingi Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot M.Si.,yang juga ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten sanggau meresmikan Rumah Betang Bidayuh Labak Nyeru yang terletak di Dusun Sontas, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, pada Selasa (11/11/2025).

Pemotongan bambu dan pecahkan telur ayam dengan cara di injak didlm wadah husus dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalbar dan Bupati Sanggau yang di ikuti oleh Rombongan para tamu undangan lainnya dari belakang

Turut Hadir dalam acara peresmian tersebut Wakil Gubernur Kalimantan-Barat Krisantis Kurniawan, S.IP., M.Si., Staf ahli Gubernur bidang Sosial & Sdm (Drs. Alexander Rombonang, mma, Kasatpol PP Prov.Kalbar, Kadis Perhubungan Prov.Kalbar Yantonius Rawing S.E., M.Si., Asisten Perekonomian&Pembangunan Prov.Kalbar, Kadis Kelautan&Perikanan Prov Kalbar, Kepala BPPD Prov.Kalbar, Direktur Bank Kalbar diwakili Kepala Divisi Perencanaan Bank Kalbar Ridho Yudi Prabawa, Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Prov.Kalbar Sepri Kurniadi S.stp, Direktur Jam Krida, Drs Yohanes Ontot, Msi, Ketua DAD Kecamtan Entikong, Antonius Angeu. S.i.p, Ketua DPRD Kab Sanggau, Anggota DPRD Kab Sanggau Edi Emilianus Kusnadi SH, Kapolsek Entikong di wakili oleh Wakapolsek Akp Mujiono, Perwakilan Danramil Entikong, Perwakilan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia, Ciqs PLBN Entikong,Komunitas Intelijen, Kepala PLBN Entikong Teguh Priyadi, Camat Entikong Yulius Eka Suhendra. S., SOS, Kepala Desa Sekecamatan Entikong, Pastor Flafianus Yosinarta Projo, Ketua MABM Kec Entikong Abang Syamsumen, Ketua Paguyuban Jawa Kec Entikong diwakili oleh Joko Witono, Ketua Paguyuban NTB Kec Entikong diwakili oleh Saepul, Ketua JKK Kampung Entubuh Sarawak Malaysia Edward Anak Bingam, Forkopimcam Kecamatan Entikong, Pimpinan PT BKP Entikong,serta tokoh adat dan tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam Sambutannya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat menegaskan bahwa,”Peresmian Rumah Betang Bidayuh Labak Nyeru bukan sekadar seremoni, melainkan momen penting untuk meneguhkan kembali jati diri dan nilai-nilai luhur masyarakat Dayak yang telah diwariskan dari generasi ke generasi,” tegasnya.

Lebih lanjut Wagub Kalbar mengatakan,“Rumah Betang bukan hanya bangunan fisik, tetapi lambang persatuan dan kebersamaan, tempat adat dijaga, keputusan dimusyawarahkan, dan generasi muda dibentuk agar tetap berakar pada budayanya,” ujarnya.

Wakil Gubernur menyebutkan bahwa,”Sebagai wilayah perbatasan, Entikong merupakan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang mencerminkan wajah bangsa di mata negara tetangga. Karena itu, pelestarian budaya dan kearifan lokal seperti Betang Bidayuh ini merupakan bentuk kebanggaan sekaligus keteguhan jati diri masyarakat Kalimantan Barat,” bebernya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para tokoh adat atas kerja keras dan semangat gotong royong dalam membangun Rumah Betang ini. Semoga Betang Bidayuh Labak Nyeru menjadi pusat kebudayaan, ruang musyawarah, dan simbol persaudaraan yang abadi,” lanjutnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar bangga menjadi pewaris nilai luhur leluhur. “Pelajarilah budaya, hormatilah adat, dan jadilah generasi tangguh yang mampu memadukan kearifan lokal dengan semangat inovasi. Gunakan ilmu dan teknologi untuk memperkenalkan budaya kita ke dunia,” pungkasnya sebelum meresmikan Rumah Betang Bidayuh Labak Nyeru secara simbolis,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sanggau Drs., Yohannes Ontot, M.Si., dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan Rumah Betang ini. Ia menyebut peresmian rumah betang bukan hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga sebagai sarana pemersatu masyarakat Dayak, khususnya di wilayah Kecamatan Entikong.

Wagub Kalbar Krisantis Kurniawan S.IP. M.Si

Bupati Sanggau mengatakan bahwa,“Rumah Betang Bidayuh Labak Byeru menjadi identitas dan sarana pelestarian adat dan budaya untuk mempersatukan kita semua, khususnya masyarakat adat Dayak yang ada di wilayah Kecamatan Entikong,” kata Bupati Sanggau.

Bupati Sanggau juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam pembangunan rumah betang ini.

“Saya selaku Bupati mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah menginisiasi serta membantu pemerintah daerah dalam proses pembangunan hingga peresmian rumah betang ini,” ucapnya.

Dengan peresmian ini, Yohanes Ontot berharap rumah betang dapat menjadi pusat kegiatan adat dan budaya masyarakat Dayak di Kecamatan Entikong. Peresmian ini diakhiri dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol resmi dimulainya pemanfaatan Rumah Betang Bidayuh Labak Nyeru.

Sementara itu, Ketua DAD Kecamatan Entikong Antonius Angeu. S.ip., mengatakan,”Pada hari ini kita sama-sama menyaksikan momen yang bersejarah yaitu peresmian rumah Betang Bidayuh Labak Nyeru Kecamatan Entikong ini,” ujarnya.

“Rumah Betang lebih dari bangunan fisik, ya adalah jantung kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Dayak, bagi suku etnis Dayak bidayuh di kecamatan Entikong, rumah Betang ini merupakan simbol persatuan kebersamaan, identitas yang kuat,” jelasnya.

Ia menambahkan,”Di sinilah nilai-nilai luhur adat istiadat diwariskan, musyawarah mufakat dilaksanakan, ikatan kekeluargaan di pererat. Peresmian rumah Betang ini menandai komitmen bersama untuk melestarikan warisan budaya nenek moyang, sekaligus menjadikannya sebagai pusat kegiatan positif yang terbuka bagi siapa saja dari generasi muda, hingga orang tua,” tambahnya.

“Keberadaannya diharapkan dapat menjadi benteng budaya dalam menghadapi arus globalisasi, serta menjadi sarana edukasi,” tegas Antonius Angeu. S.ip.

Setelah menyampaikan kata Sambutan Wagub dan Bupati Sanggau Menyerahkan bantuan Wang didalam amplop Kepada Penyelenggara Acara tersebut. (*Saepul/Lpn6)