EKONOMI
“Kenaikan juga tercatat pada kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,72 persen. Penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,24 persen,”
Makassar | SULSEL | Lapan6Online : Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat inflasi year on year (y-on-y) pada Desember 2025 sebesar 2,84 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 109,28.
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Parepare 3,85 persen dengan IHK 110,69. Sementara inflasi terendah di Palopo 2,32 persen dengan IHK 108,62.
Kepala BPS Sulsel menyampaikan hal tersebut dalam Berita Resmi Statistik yang disiarkan melalui saluran YouTube BPS Provinsi ini pada 5 Januari 2026.
Aryanto menjelaskan, inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya indeks pada sejumlah kelompok pengeluaran. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 14,47 persen, disusul makanan, minuman dan tembakau 4,46 persen.
Kenaikan juga tercatat pada kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,72 persen. Penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,24 persen.
Transportasi 0,42 persen. Pendidikan 1,12 persen. Kesehatan 1,63 persen. Pakaian dan alas kaki 0,46 persen. Rekreasi, olahraga dan budaya 1,26 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,22 persen.
Sementara itu, satu kelompok pengeluaran mengalami deflasi, yakni informasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,46 persen.
BPS Sulsel juga mencatat inflasi bulanan (m-to-m) pada Desember 2025 sebesar 0,49 persen. Sedangkan inflasi year to date (y-to-d) Sulsel hingga Desember 2025 tercatat 2,84 persen.
*Pewarta : Nafsul Muthmainnah
*Editor : Amrullah Andi Faisal


















