Mengetuk Pintu Sosial Lewat Zakat : BAZNAS Majene Perkuat Peran sebagai Jembatan Kesejahteraan Umat

0
2
Ustad Masfar, Kepala Bidang Administrasi

EKONOMI

“Kami bergerak atas dasar syariat untuk memastikan setiap rupiah yang dititipkan menjadi wasilah bagi kemandirian ekonomi dhuafa,”

Majene I SULBAR I Lapan6Online Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majene terus berkomitmen menjadi pilar utama dalam mengalirkan keberkahan dari para Muzaki kepada Mustahik.

Mewakili Ketua BAZNAS Kabupaten Majene, Ustad Masfar selaku Bidang Administrasi menegaskan bahwa pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan amanah besar untuk mengentaskan kemiskinan dan memuliakan harkat martabat umat di Sulawesi Barat.

Dalam penyampaiannya pada Kamis, 30 April 2026, Ustad Masfar menekankan bahwa BAZNAS hadir sebagai lembaga formal yang menjalankan peran sebagai fasilitator dan mediator yang amanah, transparan, dan profesional.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa BAZNAS hanyalah penyambung tangan. Dana yang terkumpul adalah dari masyarakat dan sepenuhnya akan kembali untuk kemaslahatan masyarakat. Kami bergerak atas dasar syariat untuk memastikan setiap rupiah yang dititipkan menjadi wasilah bagi kemandirian ekonomi dhuafa,” ujar Ustad Masfar.

Transformasi Mustahik Menjadi Muzaki
Fokus utama BAZNAS Majene saat ini adalah mendorong program Zakat Produktif. Melalui penyaluran modal usaha, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan, BAZNAS berharap para penerima manfaat (mustahik) perlahan-lahan dapat keluar dari garis kemiskinan dan di masa depan bertransformasi menjadi pemberi zakat (muzaki).

Selain pemberdayaan ekonomi, BAZNAS Majene juga menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat melalui lima pilar manfaat utama :
Pemberdayaan Ekonomi: Pemberian modal dan pendampingan usaha agar masyarakat miskin mandiri secara finansial.

Pendidikan : Pemberian beasiswa dan bantuan sarana pendidikan bagi anak-anak kurang mampu demi memutus rantai kemiskinan melalui ilmu.

Layanan Kesehatan: Akses pengobatan gratis dan bantuan biaya medis bagi warga yang kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan.

Kemanusiaan: Respons cepat terhadap bencana, serta santunan rutin bagi yatim, piatu, lansia, dan penyandang disabilitas.

Solidaritas Sosial: Memperkuat Ukhuwah Islamiyah dengan menciptakan keadilan sosial dan memperkecil kesenjangan antara si kaya dan si miskin.

Menggencarkan Sosialisasi dan Transparansi
Ke depan, BAZNAS Majene akan lebih masif melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mengedukasi warga mengenai pentingnya menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi agar pendistribusiannya lebih terstruktur dan tepat sasaran sesuai asnaf yang telah ditetapkan dalam Al-Qur’an.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membersihkan harta dan menjemput ridha Allah SWT melalui zakat. Dengan pengelolaan yang amanah di BAZNAS, insya Allah setiap zakat yang disalurkan akan menjadi jariyah yang terus mengalir dan membawa perubahan nyata bagi saudara-saudara kita di Majene,” tutup Ustad Masfar. (*HGDP/Lpn6)