Bupati Bengkayang Resmi Buka Gawai Dayak Naik Dango ke-3 Monterado, Tegaskan Pelestarian Budaya

0
2

BUDAYA

“Gawai Naik Dango merupakan wujud nyata pemajuan kebudayaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan,”

Bengkayang l KALBAR l Lapan6Online : Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., secara resmi membuka Gawai Dayak Naik Dango ke-3 di Kecamatan Monterado, Rabu (6/5/2026), yang digelar di Rumah Panjang Monterado.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi Naik Dango, yaitu perayaan syukuran masyarakat Dayak atas keberhasilan panen padi, sekaligus ungkapan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa (Jubata). Prosesi tersebut dilaksanakan melalui berbagai ritual adat yang sarat makna budaya.

Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bengkayang Ny. Anita Sebastianus Darwis, S.E., M.M., Sekretaris Daerah Yustianus, S.E., M.M., serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bengkayang Ny. Ermawati Yustianus, S.E., M.M.

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan kegiatan budaya tersebut.

Menurutnya, Gawai Naik Dango merupakan wujud nyata pemajuan kebudayaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Melalui kegiatan ini, kita dapat memperkuat identitas masyarakat adat, melestarikan nilai-nilai tradisi, serta menyaring pengaruh budaya luar agar jati diri masyarakat tetap terjaga,”ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan sejumlah agenda budaya yang masuk dalam Kalender Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Tahun 2026. Di antaranya Nyabak Nitik Majaka Pade Bahu (22 Maret), Maka’ Ka’ Pongkot (5 April), Barape’ Sawa’ di Ramin Bantang (27–30 Mei), serta Nyabakng Sungkung (24–25 Juni).

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan rangkaian kegiatan tersebut sebagai momentum dalam mengangkat kearifan lokal, mempererat kebersamaan multietnis, serta mendorong terwujudnya Kabupaten Bengkayang yang maju, unggul, dan berdaya saing.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Bengkayang, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dan DPRD Kabupaten Bengkayang, kepala OPD, tokoh adat dan tokoh agama, Camat Monterado, Kapolsek Monterado, serta masyarakat adat Dayak dan tamu undangan lainnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengucapkan Selamat Gawai Dayak Naik Dango ke-3 Tahun 2026 dan secara resmi membuka kegiatan dengan menabuh gong sebanyak tiga kali.

“Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata,” tutupnya.

Rls : Yulizar Lapan6Online