Lagi, 104 PMI Bermasalah Dideportasi Melalui PLBN Entikong

0
53

HUKUM

“Beberapa PMIB yang dideportasi ada yang masuk ke Negara Malaysia tanpa dokumen alias masuk secara gelap dari jalan tikus, ada juga yang masuk menggunakan paspor Wisata cop ijin tinggal diberi oleh pihak Imigrasi Malaysia hanya 1 bulan tapi mereka pakai kerja, mereka bilang ada yang di tangkap di Mall ada juga yang ditangkap di tempat kerja dan di jalan,”

Entikong | Sanggau | KALBAR | Lapan6Online : Sebanyak 104 pekerja migran Indonesia bermasalah (PMIB) dideportasi oleh Jabatan Imigresen Malaysia Negeri Sarawak dikawal oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching Sarawak melalui Pos Lintas Batas Negara.

Pemulangan di siang hari Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 12:00 WIB tercatat sebanyak 104 orang dari tahanan Imigresen Depo Semuja Serian.

Saat awak Media menanyakan kepada beberapa PMIB yang dideportasi, menurut pengakuan beberapa PMIB yang dideportasi ada yang masuk ke Negara Malaysia tanpa dokumen alias masuk secara gelap dari jalan tikus, ada juga yang masuk menggunakan paspor Wisata cop ijin tinggal diberi oleh pihak Imigrasi Malaysia hanya 1 bulan tapi mereka pakai kerja, mereka bilang ada yang di tangkap di Mall ada juga yang ditangkap di tempat kerja dan di jalan.

PMIB yang dideportasi Kali ini di dominasi oleh PMI Lokal Kalimantan-Barat Kebanyakan dari daerah Kab Sambas, saat Tim Media Konfirmasi ke PMIB Mereka masuk dari PLBN aruk.

PMIB yang dideportasi ini telah masuk dalam daftar hitam atau blacklist Malaysia, sehingga mereka tidak dapat kembali lagi ke Negeri Jiran.

Sesampainya di PLBN Entikong, seluruh PMIB diserahkan kepada Satgas Pemulangan WNI di PLBN Entikong.

Di dalam ruang tempat PMI didata, Kakanim Entikong Henri Darmawan Simatupang mengatakan didepan seluruh PMIB , Memberikan pengarahan sekaligus menghimbau seluruh masyarakat Indonesia yang ingin berwisata atau bekerja ke Malaysia atau negara lain harus sesuai prosedur.

PMIB yang dideportasi ini kebanyakan Disaat mau masuk ke Malaysia yang menggunakan Paspor Wisata, mereka beralasan mau pergi Berwisata atau berobat atau mau jumpa keluarga ke negara Malaysia tapi tau taunya tinggal di sana bekerja, Jelasnya”

“Inilah yang mengakibatkan banyak WNI kita ditangkap dan diusir oleh Imigrasi Malaysia dikarenakan ada yang masuk tanpa paspor dan ada yang masuk pakai paspor wisata tapi dipakai kerja, Saya berharap masyarakat bisa memahami agar tidak menjadi korban sebagai PMI ilegal di Malaysia,” ujarnya. (*Saepul/Lpn6)