“Sabar dan ikhlas bukan hanya dipraktikkan saat kita sedang sulit atau tertimpa musibah. Justru di masa-masa ceria, saat kita sedang bermain, kita harus belajar ikhlas berbagi peran dengan teman dan sabar menunggu giliran. Itulah penjiwaan yang sesungguhnya,”
Majene l SULBAR l Lapan6Online : Suasana Sabtu pagi di SDN 16 Garo’Go, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, tampak berbeda dari biasanya. Di tengah keriuhan siswa yang sedang menikmati waktu bermain dan masa ceria mereka, Kepala Sekolah SDN 16 Garo’Go, Fatahuddin, S.Pd., memberikan sentuhan edukasi moral yang mendalam tentang pentingnya sikap sabar dan ikhlas, pada Sabtu (09/05/2026).
Menariknya, kegiatan ini juga didampingi oleh sejumlah mahasiswa yang sedang melaksanakan program pengabdian di sekolah tersebut. Kehadiran para mahasiswa ini menambah energi positif, di mana mereka ikut berbaur dan menjadi fasilitator dalam permainan edukatif bersama siswa.
Kolaborasi antara pihak sekolah dan mahasiswa ini bertujuan untuk memberikan teladan langsung bagi anak-anak di lapangan.
Menurut Fatahuddin, metode penjiwaan sabar dan ikhlas paling efektif ditanamkan justru saat anak-anak sedang berada dalam kondisi emosi yang positif atau sedang bermain riang. Ia percaya bahwa pendidikan karakter tidak harus selalu kaku di dalam kelas, melainkan bisa menyatu dengan aktivitas harian siswa.
“Sabar dan ikhlas bukan hanya dipraktikkan saat kita sedang sulit atau tertimpa musibah. Justru di masa-masa ceria, saat kita sedang bermain, kita harus belajar ikhlas berbagi peran dengan teman dan sabar menunggu giliran. Itulah penjiwaan yang sesungguhnya,” ujar Fatahuddin di sela-sela kegiatan.
Para mahasiswa yang hadir pun turut memberikan apresiasi terhadap pendekatan ini. Mereka membantu mengarahkan diskusi-diskusi kecil di sela permainan, memastikan pesan moral yang disampaikan kepala sekolah dapat dipahami dengan bahasa yang sederhana oleh siswa.Langkah ini diambil sebagai upaya sekolah untuk membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan spiritual yang kuat.
Dengan menanamkan nilai tersebut sejak dini, diharapkan para siswa SDN 16 Garo’Go tumbuh menjadi pribadi yang tetap rendah hati saat bahagia dan tangguh dalam situasi apa pun.Kegiatan Sabtu ceria ini pun ditutup dengan diskusi ringan antara guru, mahasiswa, dan murid, memperkuat ikatan emosional sekaligus memastikan pesan tentang ketulusan hati tersampaikan dengan cara yang menyenangkan. (*HGDP/Lpn6)










