Mahasiswa Unsulbar Kembangkan Produk Biokomposit Ramah Lingkungan dari Eceng Gondok dan Daun Sirih

0
159
Tim Mahasiswa Fakultas Gabungan, FKIP, FMIPA dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar,red) yang tergabung dalam TANARA Project mengembangkan produk inovatif

PROFILE | EKONOMI

”Pemanfaatan eceng gondok dan daun sirih tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan,”

Majene | SULBAR | Lapan6Online : Tim Mahasiswa Fakultas Gabungan, FKIP, FMIPA dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar,red) yang tergabung dalam TANARA Project mengembangkan produk inovatif berupa anyaman ramah lingkungan berbahan dasar Eceng Gondok dan Biocoating Daun Sirih.

Lapisan ini berfungsi meningkatkan ketahanan produk, mencegah pertumbuhan jamur, sekaligus menjaga prinsip ramah lingkungan.

Sementara itu, kain tenun khas Sulawesi Barat dipadukan sebagai elemen estetika dan kearifan lokal, sehingga menghasilkan karya yang memiliki nilai budaya sekaligus ekonomi.

Inovasi ini menjadi salahsatu produk mahasiswa Unsulbar yang diikutkan dalam kompetisi kewirausahaan yang diselenggarakan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemdiktisaintek dari bulan Agustus sampai dengan Oktober tahun 2025.

Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menciptakan solusi kreatif berbasis kearifan lokal untuk mendukung ekonomi berkelanjutan.

Ketua tim, Busrang, menjelaskan bahwa,”Pemanfaatan eceng gondok dan daun sirih tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.

“Kami ingin menghadirkan produk yang ramah lingkungan, sekaligus memanfaatkan potensi lokal yang sering dianggap limbah,” ujarnya.

Dengan hadirnya produk anyaman berbasis biocoating ini, Tim TANARA berharap dapat memberikan inspirasi sekaligus membuka peluang usaha baru yang bernilai bagi masyarakat, khususnya di Sulawesi Barat. (*Marlina/Red)