EDUKASI
“Dalam mengelola dan menata SDN No. 55 Deteng-Deteng, saya memegang prinsip DUSI : Doa, Usaha, Sabar, dan Ikhlas,”
Majene | SULBAR | Lapan6Online : Sentuhan kepemimpinan yang tegas namun humanis kini membawa perubahan besar bagi SD Negeri Inpres No. 55 Deteng-Deteng.
Di bawah kendali Muliana, S.Pd.SD., M.M., sekolah ini kini memancarkan “aura” baru yang lebih berbinar, tertata, dan penuh semangat prestasi.
Sejak mengemban amanah sebagai Kepala Sekolah, Muliana dikenal memiliki “tangan dingin” dalam mengelola manajemen sekolah. Tidak hanya fokus pada infrastruktur fisik, ia juga piawai dalam menata kedisiplinan guru serta meningkatkan gairah belajar siswa melalui pendekatan yang terukur.
Dalam keterangannya pada Senin, 27 April 2026, Muliana mengungkapkan bahwa kunci utama transformasi sekolah ini sebenarnya sangat sederhana namun mendalam. Menurutnya, tidak ada formula instan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.
“Dalam mengelola dan menata SDN No. 55 Deteng-Deteng, saya memegang prinsip DUSI : Doa, Usaha, Sabar, dan Ikhlas. Jika keempat hal ini diterapkan dengan sungguh-sungguh, insyaallah akan selalu menghasilkan hal yang positif bagi sekolah dan anak didik kita,” ujar Muliana dengan optimis.
Ketegasan Muliana dalam menegakkan aturan sekolah diimbangi dengan kepiawaiannya merangkul seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, staf, hingga orang tua siswa. Hasilnya, suasana sekolah kini terasa lebih hidup dan harmonis.
Lingkungan sekolah yang bersih, rapi, dan representatif bagi tumbuh kembang anak. Ketegasan & Disiplin : Penerapan standar operasional yang konsisten untuk seluruh warga sekolah.
Kepiawaian Manajerial : Kolaborasi yang solid antar guru dan komite sekolah. Filosofi Spiritual: Mengedepankan nilai doa dan keikhlasan dalam setiap pengabdian.
Dengan semangat perubahan ini, SDN Inpres No. 55 Deteng-Deteng diharapkan terus menjadi sekolah percontohan yang mampu mencetak generasi cerdas sekaligus berakhlak mulia di masa depan. (*HGDP/Lpn6)













