IQOS Store Resmi Hadir di Sungai Duri : Fredy Susanto Usung Gaya Hidup Bebas Asap di Coffee Aliong

0
108
Sosok di balik inisiatif ini adalah Fredy Susanto

EKONOMI | GAYA HIDUP

“Kami tidak sekadar membuka toko. Kami memperkenalkan teknologi dan filosofi baru—bagaimana tetap bisa menikmati tembakau dengan cara yang lebih bersih, minim gangguan, dan peduli terhadap lingkungan,”

Bengkayang | KALBAR | Lapan6online : Transformasi gaya hidup masyarakat pesisir Kalimantan Barat kini memasuki babak baru. Pada Sabtu sore (21/6/2025), IQOS Store pertama resmi dibuka di kawasan strategis Sungai Duri, tepatnya di Coffee Aliong—salah satu kafe paling ramai dan aktif dalam mendukung ruang sosial kreatif.

Sosok di balik inisiatif ini adalah Fredy Susanto, yang memperkenalkan alternatif modern bagi konsumsi tembakau melalui IQOS—perangkat pemanas tembakau tanpa pembakaran. Dalam sambutannya, Fredy menekankan bahwa hadirnya IQOS bukan sekadar bisnis, melainkan sebuah gerakan perubahan pola pikir menuju gaya hidup bebas asap dan lebih bertanggung jawab.

“Kami tidak sekadar membuka toko. Kami memperkenalkan teknologi dan filosofi baru—bagaimana tetap bisa menikmati tembakau dengan cara yang lebih bersih, minim gangguan, dan peduli terhadap lingkungan,” ujar Fredy saat membuka acara soft opening.

Acara peresmian berlangsung dalam suasana hangat dan akrab. Hadir para pengusaha muda, pelanggan setia Coffee Aliong, komunitas kreatif lokal, hingga influencer digital.

Alunan musik akustik menemani para tamu, menciptakan atmosfer santai yang mendukung semangat perubahan yang ingin diusung.

IQOS sendiri dirancang untuk memanaskan tembakau tanpa proses pembakaran, sehingga mengurangi produksi asap, abu, dan bau menyengat yang lazim pada rokok konvensional. Teknologi ini dikembangkan sebagai alternatif yang berpotensi mengurangi risiko bagi perokok dewasa, serta mendukung ruang publik yang lebih sehat.

Coffee Aliong dipilih sebagai lokasi karena representatif sebagai ruang publik yang inklusif dan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat lintas generasi di Sungai Duri.

“Kenapa tidak kita mulai dari sini? Dari kota kecil dengan mimpi besar,” tambah Fredy optimis.

Respon positif masyarakat pun tampak nyata. Banyak pengunjung yang antusias mencoba langsung produk IQOS dan menyampaikan ketertarikannya untuk beralih dari rokok konvensional.

“Baru kali ini saya bisa lihat langsung. Ternyata aromanya lebih ringan dan nggak ganggu,”kata Andi, salah satu warga yang hadir.

Fredy berharap IQOS Store ini dapat menjadi pusat edukasi, diskusi, dan inspirasi bagi masyarakat untuk menjajaki pilihan konsumsi tembakau yang lebih modern dan bertanggung jawab.

“Kita jangan terus menunggu kota besar. Daerah juga berhak mendapatkan akses teknologi yang lebih baik,”tutupnya penuh keyakinan.

Peresmian ini bukan sekadar pembukaan gerai, melainkan simbol awal dari perubahan gaya hidup masyarakat menuju ruang sosial yang lebih sehat, nyaman, dan peduli sesama.

*Yulizar | Lapan6online