Sinergi Inklusif di Rangas : Lurah, Akademisi Unsulbar, dan Ratusan Keluarga Penerima Manfaat PKH Bersatu dalam Senam Sehat

0
304

PERISTIWA

“Mengubah olahraga rutin menjadi ajang pemberdayaan dan penguatan jejaring sosial antara pemerintah kelurahan dan warga sasaran program pemerintah,”

Majene | SULBAR | Lapan6Online : Lapangan Gelora Rangas pagi ini dipenuhi semangat kebersamaan dalam kegiatan senam sehat yang menyatukan birokrasi, akademisi, dan masyarakat prasejahtera, pada Minggu (05/04/2026).

Acara ini merupakan kolaborasi kreatif antara Lurah Rangas, para dosen, serta mahasiswa KKN Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) yang bertujuan menciptakan harmoni positif di tengah masyarakat.

Istimewanya, kegiatan ini dihadiri secara massal oleh ratusan warga yang merupakan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) serta penerima bantuan sosial (Bansos) lainnya.

Kehadiran mereka memberikan dimensi baru pada acara ini, mengubah olahraga rutin menjadi ajang pemberdayaan dan penguatan jejaring sosial antara pemerintah kelurahan dan warga sasaran program pemerintah.

Kegiatan inovatif ini menggabungkan olahraga fisik dengan edukasi kesehatan, sosialisasi program sosial, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam mengadopsi gaya hidup bugar sekaligus memastikan kesejahteraan mereka terpantau dengan baik.

Erviana, perwakilan dosen yang hadir, menyambut sangat positif keterlibatan aktif warga penerima bansos dalam kegiatan ini. Ia menekankan bahwa kesehatan dan kebugaran adalah hak setiap warga negara.

“Kami menyambut sangat positif kegiatan ini, terutama dengan keterlibatan langsung para penerima manfaat PKH dan bansos lainnya. Harapannya ke depan, semua elemen di Unsulbar dapat mengikuti jejak kolaborasi di Kelurahan Rangas ini. Program ini adalah bagian dari Project-Based Learning (PBL) bagi mahasiswa, dan semoga prodi lainnya juga bisa ikut serta di masa mendatang,” ujar Erviana di Lapangan Gelora Rangas, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, pada Minggu (05/04/2026).

Lurah Rangas, Muslim S.Ip.menyampaikan bahwa sinergi dengan akademisi dan mahasiswa memberikan warna baru dalam pembinaan warga penerima manfaat.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa program pemerintah di tingkat kelurahan dapat berjalan lebih humanis dan menyentuh hati warga ketika didukung oleh semangat inovasi dari dunia kampus.

Acara yang berlangsung di Provinsi Sulawesi Barat ini diharapkan menjadi model percontohan bagi kolaborasi lintas sektor yang mengutamakan inklusivitas dan kesejahteraan masyarakat luas.

Tentang Kolaborasi Rangas-Unsulbar :
Program ini merupakan implementasi nyata pengabdian masyarakat yang menggabungkan kebijakan pemerintah setempat dengan metode pembelajaran berbasis proyek dari Universitas Sulawesi Barat untuk memberikan dampak langsung bagi warga. (*HGDP/Lpn6)