Cahaya Literasi dari Pesisir Rangas : Memaknai Hardiknas sebagai Jembatan Inspirasi di SDN 20 Rangas

0
2

EDUKASI

“Hardiknas tahun ini adalah muhasabah bagi kami. Kami ingin menjadikan SDN 20 Rangas bukan sekadar gedung sekolah, tapi rumah bagi bakat-bakat yang dititipkan Allah SWT kepada kami,”

Majene | SULBAR | Lapan6Online : Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi titik balik semangat bagi satuan pendidikan di Kabupaten Majene. Di bawah kepemimpinan Ibu Hasmilah Waty, S.Pd., SDN No. 20 Rangas, Kecamatan Banggae, menggaungkan semangat “Pendidikan sebagai Ibadah” dalam rangkaian giat yang memadukan kecerdasan intelektual dan keluhuran budi pekerti.

Bertempat di kampus Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Ibu Hasmilah Waty hadir mengikuti serangkaian kegiatan akademik yang ia sebut sebagai perjalanan mencari ilmu (thalabul ilmi). Kehadiran beliau bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk ikhtiar untuk membawa pulang inovasi bagi kemajuan sekolah.

“Hardiknas tahun ini adalah muhasabah bagi kami. Kami ingin menjadikan SDN 20 Rangas bukan sekadar gedung sekolah, tapi rumah bagi bakat-bakat yang dititipkan Allah SWT kepada kami,” ujar Ibu Hasmilah di sela-sela kegiatannya, pada Sabtu (02/05/2026).

Program Unggulan: Menuntaskan Buta Aksara & Mengasah Fitrah Bakat
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Hasmilah membeberkan strategi khusus sekolah dalam menyambut Tahun Ajaran 2026/2027. SDN 20 Rangas berkomitmen memberikan perhatian lebih melalui:

* Binaan Khusus Literasi: Program intensif bagi siswa yang belum lancar membaca dengan pendekatan kasih sayang.
* Pusat Bakat & Kesenian: Wadah bagi siswa untuk mengasah kecakapan olahraga dan seni budaya Mandar yang bernapaskan nilai religius.
* Sosialisasi PPDB: Pembukaan penerimaan siswa baru yang mengedepankan keterbukaan dan pelayanan prima bagi masyarakat Banggae.

Mengakar pada Budaya, Bertumbuh dengan Prestasi
Sebagai sekolah yang berada di jantung wilayah budaya, Ibu Hasmilah menegaskan bahwa SDN 20 Rangas akan terus memperkuat karakter siswa melalui pembinaan bakat. Hal ini sejalan dengan filosofi pendidikan yang memanusiakan manusia, memastikan setiap anak memiliki rasa percaya diri atas kemampuan uniknya masing-masing.

“Kami mengajak seluruh orang tua di wilayah Rangas dan sekitarnya untuk menitipkan putra-putrinya di SDN 20 Rangas. Mari kita bersama-sama mencetak generasi yang cerdas akalnya dan mulia akhlaknya,” tutup beliau dengan penuh optimisme. (*HGDP/Lpn6)