NEWS | EKONOMI
“Pemerintah daerah memandang dunia usaha sebagai elemen vital dalam mendorong kemajuan Kabupaten Bengkayang. Karena itu, investasi yang masuk harus diiringi dengan tanggung jawab fiskal,”
Bengkayang | KALBAR | Lapan6Online : Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan pendekatan yang lebih humanis kepada para pelaku usaha.

Kepala Bapenda Bengkayang, Yohanes Atet, menjelaskan bahwa strategi timnya dalam mengedukasi pelaku usaha tidak hanya menekankan kewajiban membayar pajak, tetapi juga membangun rasa nyaman dalam menjalankan usaha.
“Pendekatan kami lebih mengedepankan edukasi dan pendampingan langsung, bukan sekadar penagihan,” ujar Atet kepada Lapan6online.com saat ditemui di ruang kerjanya, pada Rabu (11/6/2025).

Menurutnya, ketika pelaku usaha merasa dihargai dan didukung, maka kesadaran serta kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan akan tumbuh secara alami. Ia menekankan pentingnya menciptakan hubungan harmonis antara pemerintah dan pelaku usaha demi kemajuan bersama.
Adapun beberapa jenis pajak yang menjadi fokus sosialisasi Bapenda antara lain: pajak restoran, hotel, mineral bukan logam, reklame, serta retribusi jasa usaha. Tim Bapenda secara aktif turun ke lapangan untuk memberikan penjelasan langsung terkait manfaat nyata dari pajak terhadap pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah memandang dunia usaha sebagai elemen vital dalam mendorong kemajuan Kabupaten Bengkayang. Karena itu, investasi yang masuk harus diiringi dengan tanggung jawab fiskal,” tegas Atet.

Ia menambahkan, pajak yang dibayarkan oleh pengusaha akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, layanan pendidikan dan kesehatan, hingga peningkatan ekonomi lokal,”Ketika pengusaha membayar pajak, sesungguhnya mereka sedang berinvestasi dalam kemajuan Bengkayang,” pungkasnya.
*Yulizar | Lapan6online


















