PROFILE
“Disiplin adalah fondasi. Tanpa disiplin, visi Majene yang Mandiri, Unggul, dan Berbudaya hanya akan menjadi slogan. Kami di sini untuk melayani, dan setiap aparatur harus memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat,”
Majene | SULBAR | Lapan6Online : Di bawah kepemimpinan Andi Devianti Arna, S.H., Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdikdukcapil) Kabupaten Majene terus bertransformasi menjadi institusi yang tidak hanya cepat, tetapi juga berintegritas tinggi. Memasuki triwulan kedua tahun 2026, Kadis Dikdukcapil menegaskan bahwa pelayanan masyarakat adalah prioritas mutlak yang dijalankan dengan konsep ketegasan dan disiplin tanpa kompromi.
Gaya kepemimpinan Andi Devianti mencerminkan perpaduan unik antara profesionalisme birokrasi modern dan nilai-nilai luhur kebangsawanan. Sebagai sosok yang mewarisi darah bangsawan Mandar dan Bone, beliau membuktikan bahwa esensi sejati dari nobility (kebangsawanan) terletak pada watak dan perilaku (noble character), bukan sekadar garis keturunan.
“Disiplin adalah fondasi. Tanpa disiplin, visi Majene yang Mandiri, Unggul, dan Berbudaya hanya akan menjadi slogan. Kami di sini untuk melayani, dan setiap aparatur harus memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat,” tegas Andi Devianti dalam arahannya, pada Kamis (23/4/2026).
Kepemimpinan Berbasis Nilai Luhur
Dalam menjalankan roda organisasi, Andi Devianti menerapkan prinsip kepemimpinan yang mencakup :
Kecerdasan Emosional: Menghadapi keluhan masyarakat dengan sabar namun tetap solutif.
Moralitas Tinggi : Menjaga transparansi dalam setiap proses administrasi kependudukan.
Kewajiban Melayani : Memegang teguh prinsip bahwa pemimpin adalah pelayan pertama bagi masyarakatnya.
Filosofi budaya Mandar dan Bone yang menjunjung tinggi harga diri (Siri’) dan kejujuran diintegrasikan ke dalam budaya kerja kantor. Hal ini menciptakan lingkungan kerja yang tertib, di mana setiap petugas memahami bahwa melayani masyarakat adalah bentuk pengabdian kepada daerah dan tradisi.
Mewujudkan Majene Unggul
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan target visi-misi kabupaten tercapai secara akseleratif. Dengan memastikan administrasi kependudukan berjalan lancar, masyarakat Majene dapat mengakses berbagai layanan publik lainnya dengan lebih mudah, yang menjadi kunci bagi kemandirian dan keunggulan daerah di masa depan.
“Budaya bukan berarti kaku, melainkan menjadi kompas moral kita dalam bekerja. Kita ingin masyarakat merasakan pelayanan yang cepat, tepat, dan tetap santun sesuai jati diri orang Majene yang berbudaya,” tutupnya. (*HGDP/Lpn6)











