DESA TONGKETONGKE KINI BERBASIS DATA, WUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

0
235
Pelaporan Finalisasi Pembinaan Desa Cantik Tongketongke/Foto : Amrullah Andi Faisal

EKONOMI

“Data ini akan menjadi instrumen penting dalam menelaah kebutuhan dan perancangan program pembangunan, seperti pemanfaatan data nelayan untuk pemberdayaan masyarakat pesisir, serta data sanitasi buruk untuk program bedah rumah,”

Sinjai | SULSEL | Lapan6Online : Desa Tongketongke di Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, pada Rabu (30/7/2025) resmi menyelesaikan program pembinaan Desa Cantik (Cinta Statistik), menandai babak baru dalam pengelolaan data untuk mempercepat pembangunan desa, yang terarah dan berkelanjutan.

Kepala Desa Tongketongke, Sirajuddin, dalam sambutannya menegaskan tekadnya dalam memanfaatkan data untuk kemajuan. “Pertemuan ini mencerminkan kebersamaan kami dalam mendukung program desa,” katanya.

Sirajuddin menghargai dukungan Badan Pusat Statistik (BPS) Sinjai dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Desa Tongketongke bahkan telah berhasil mengembangkan website desa berkelas premium, sebagai salah satu luaran program ini.

Kantor Desa Tongketongke, Kabupaten Sinjai

Muhammad Amir mewakili Camat Sinjai Timur, mendorong pembaruan data monografi desa secara berkala dan pengoptimalan peran agen statistik yang didukung oleh internet desa. Hal senada disampaikan Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Sinjai, Mansyur, yang menekankan pentingnya data sebagai dasar perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan desa.

Kepala BPS Sinjai, Syamsuddin, menjelaskan Program Desa Cantik bertujuan mengatasi masalah data desa yang belum standar, tidak selaras dan kurangnya metadata, yang sebelumnya menyulitkan perolehan data akurat. Upaya ini menerapkan prinsip Satu Data Indonesia, mencakup keseragaman standar data, metadata yang terstruktur, acuan data dan keterpaduan sistem.

Pembinaan Desa Cantik di Tongketongke melibatkan serangkaian tahapan, mulai dari koordinasi, penandatanganan MoU, pembentukan agen statistik, hingga pembinaan. Pembinaa terdiri tiga tahap yang mencakup literasi statistik, proses bisnis statistik, penerapan prinsip Satu Data Indonesia, hingga teknik pengolahan dan publikasi data. Kader dan agen statistik desa berperan aktif dalam pengumpulan dan verifikasi data yang kemudian diinput ke dalam database website desa.

Sebagai hasil dari pembinaan ini, Desa Tongketongke kini memiliki “Publikasi Data Strategis Desa Tongketongke 2024”, Monografi Desa, serta Infografis Data Strategis.

Data ini akan menjadi instrumen penting dalam menelaah kebutuhan dan perancangan program pembangunan, seperti pemanfaatan data nelayan untuk pemberdayaan masyarakat pesisir, serta data sanitasi buruk untuk program bedah rumah.

Tongketongke menjadi desa ketiga yang dibina setelah Lamatti Riaja dan Panaikang. Panaikang berhasil meraih juara kedua tingkat nasional dalam Lomba Desa dan Kelurahan 2024.

*Pewarta : Amrullah Andi Faisal