In Memoriam Apolonius Hendri, Jejak Kebaikan yang Tak Pernah Sirna

0
203
Apolonius Hendri semasa hidupnya

PERISTIWA | PROFILE

“Beliau adalah pribadi yang membawa damai dalam setiap perjumpaan. Senyum dan keramahan yang ia pancarkan selalu memberi semangat bagi orang di sekelilingnya. Kami sangat kehilangan,”

Bengkayang | KALBAR | Lapan6online : Kepergian Apolonius Hendri pada Minggu, 29 Juni 2025, menyisakan duka yang dalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh kerabat yang mengenalnya. Di usia 45 tahun, ia meninggalkan kesan mendalam sebagai pribadi yang sederhana, hangat, dan senantiasa hadir membawa ketulusan.

Dalam keseharian, almarhum dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan penuh perhatian. Ia mampu merangkul siapa saja tanpa sekat, menjalin persahabatan dengan cara yang tulus dan menyejukkan. Itulah sebabnya, kepergiannya begitu dirasakan , seolah ada ruang hening yang tak tergantikan.

Ketua Pokja PWI Kabupaten Bengkayang, Yulizar, turut menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian almarhum. Baginya, Apolonius Hendri bukan sekadar sahabat, tapi juga dalam kesederhanaan.

“Beliau adalah pribadi yang membawa damai dalam setiap perjumpaan. Senyum dan keramahan yang ia pancarkan selalu memberi semangat bagi orang di sekelilingnya. Kami sangat kehilangan,” ucap Yulizar lirih.

PWI Bengkayang bersama segenap rekan turut menyampaikan belasungkawa yang tulus. Doa-doa mengalir dari berbagai penjuru, mengenang kebaikan almarhum yang senantiasa hadir dalam diam, namun membekas dalam hati.

Selamat jalan, Apolonius Hendri. Semoga segala amal dan kebaikanmu menjadi cahaya penuntun menuju keabadian. Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan kami, meski singkat, namun penuh makna.

*Redaksi | Lapan6online