EDUKASI
“Keaktifan madrasah dalam kegiatan organisasi seperti PMR binaan PMI ini menunjukkan bahwa madrasah saat ini tidak hanya fokus pada pendidikan agama saja,”
Rangas | Majene | SULBAR | Lapan6Online : Bertempat di lingkungan madrasah, Madrasah Aliyah (MA) Pondok Pesantren Pembangunan Pertanian (PPPA) GUPPI Rangas Majene melaksanakan kegiatan perekrutan anggota baru Palang Merah Remaja (PMR) pada Jumat, 24 April 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh pembina PMR, Syarifa Nuraeni Al Idrus, S.Pd., sebagai upaya memperkuat barisan relawan muda di tingkat madrasah.
Perekrutan ini bertujuan menjaring siswa-siswi yang siap menjadi kader muda Palang Merah Indonesia (PMI). Para calon anggota nantinya akan dibekali nilai-nilai Tri Bakti PMR, yakni meningkatkan keterampilan hidup sehat, berkarya dan berbakti di masyarakat, serta mempererat persahabatan nasional maupun internasional.

Syarifa Nuraeni Al Idrus, S.Pd., menjelaskan bahwa peran PMR di sekolah sangat strategis. Selain sebagai petugas Pertolongan Pertama (PP), anggota PMR juga berfungsi sebagai pendidik sebaya (peer educator) yang mengampanyekan gaya hidup sehat dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.
Kepala MA PPPA GUPPI Rangas, Abdul Rahim, S.Pd.I., dalam keterangannya kepada Lapan6Online.com pada momen tersebut menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme para siswa. Menurutnya, eksistensi PMR adalah bukti nyata transformasi madrasah.

“Keaktifan madrasah dalam kegiatan organisasi seperti PMR binaan PMI ini menunjukkan bahwa madrasah saat ini tidak hanya fokus pada pendidikan agama saja. Kami juga aktif dalam pengembangan karakter, kesehatan, dan kemanusiaan, sejajar dengan sekolah umum lainnya seperti SMA dan SMK,” tegas Abdul Rahim.
Melalui momentum rekrutmen ini, MA GUPPI Rangas berharap dapat mencetak individu yang tidak hanya unggul secara akademis dan religius, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi dan tanggap terhadap situasi darurat di masyarakat. (*HGDP/Lpn6)
















