Krisantus : Gerakan Tanam Jagung Bukti Keseriusan Wujudkan Swasembada Pangan Kalbar

0
4
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan
“Gerakan Tanam Jagung ini mencerminkan konsistensi dan keseriusan kita semua dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat,”

Bengkayang l KALBAR | Lapan6online: Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri sekaligus membuka secara simbolis Gerakan Tanam (Gertam) Jagung Hibrida di lahan Kelompok Tani Gembul, Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kamis (7/5/2026).

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis

Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang tersebut merupakan langkah konkret dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Acara ini turut dihadiri jajaran Forkopimda provinsi dan kabupaten, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), aparat keamanan, pelaku usaha sektor pertanian, kelompok tani, serta masyarakat sekitar.

Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan komoditas jagung di Kalimantan Barat, khususnya di wilayah perbatasan.

Dalam sambutannya, Wagub Krisantus menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkayang, kelompok tani, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan Gerakan Tanam Jagung Hibrida tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Gerakan Tanam Jagung Hibrida di Kabupaten Bengkayang,” ujar Krisantus.

Ia menegaskan, salah satu misi utama dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran adalah mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

“Gerakan Tanam Jagung ini mencerminkan konsistensi dan keseriusan kita semua dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, termasuk di Provinsi Kalimantan Barat. Ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa hingga nasional,”tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sebastianus Darwis menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang melalui APBD Tahun 2026 telah memberikan bantuan benih jagung sebanyak 2.250 kilogram untuk lahan seluas 150 hektare, serta bantuan benih padi sebanyak 7.500 kilogram bagi masyarakat perbatasan Jagoi Babang.

Menurutnya, sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama perekonomian Kabupaten Bengkayang dengan kontribusi sebesar 33 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

“Data tahun 2025 menunjukkan luas tanam jagung mencapai 24.126 hektare dengan produksi 113.006 ton pipilan kering. Sementara itu, produksi padi mencapai 65.625 ton gabah kering giling,”ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan sektor pertanian ke depan akan semakin berat akibat pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, dan kondisi geopolitik global yang tidak menentu. Karena itu, seluruh pihak diminta bekerja secara terintegrasi guna menjaga ketahanan pangan daerah.

Kegiatan tanam jagung bersama tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan petani perbatasan sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat di Kabupaten Bengkayang.

Kehadiran pemerintah daerah bersama kelompok tani diharapkan mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan komoditas jagung sebagai salah satu sektor unggulan pertanian daerah.

*Yulizar | Lapan6Online