
POLITIK
“Alhamdulillah, saya bisa menyampaikan langsung proposal pembangunan jalan desa dan dusun di Galing dan Sejangkung kepada Pak H. Yuliansyah saat beliau reses di Pemangkat,”
Sambas | KALBAR | Lapan6Online : Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Gerindra yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Barat, H. Yuliansyah, SE, menggelar kegiatan Reses pada Senin malam, 16 Juni 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Posko Kemenangan “RASETAKPILEHINYAN”, bertempat di kediaman Legislator Gerindra, Rahmadi, SE, di Jalan Badak Putih, Desa Lonam, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.
Dalam kesempatan tersebut, tokoh Sambas, Revie Achary, menyampaikan langsung proposal pembangunan jalan desa di dua kecamatan, yakni Galing dan Sejangkung, kepada H. Yuliansyah.
“Alhamdulillah, saya bisa menyampaikan langsung proposal pembangunan jalan desa dan dusun di Galing dan Sejangkung kepada Pak H. Yuliansyah saat beliau reses di Pemangkat,” ujar Revie kepada awak media ini.
Menanggapi usulan tersebut, H. Yuliansyah memberikan respon positif. “Proposal ini akan saya perjuangkan agar pembangunan jalan desa di dua kecamatan tersebut dapat direalisasikan. Mudah-mudahan bisa dibangun pada tahun 2026,” kata H. Yuliansyah menanggapi langsung aspirasi dari Revie.
Revie juga menjelaskan bahwa dirinya telah lebih dahulu menyampaikan permohonan serupa ke pemerintah pusat. “Tepatnya pada hari Kamis, 24 Oktober 2024, saya mendatangi Kementerian PUPR RI untuk menyampaikan permohonan pembangunan jalan lingkungan penghubung antar dusun dan desa di Kecamatan Galing dan Sejangkung, Kabupaten Sambas,” ungkap Revie.
Permohonan tersebut, lanjutnya, diserahkan langsung kepada Menteri PUPR melalui Dirjen Cipta Karya di Kantor Kementerian PUPR di Jakarta.
“Demi kepentingan masyarakat di pedalaman, saya berharap pembangunan dapat merata di seluruh wilayah Kalimantan Barat,” tegas Revie.
Ia pun berharap, kegiatan Reses DPR RI kali ini menjadi momentum sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merespons keluhan masyarakat, terutama terkait infrastruktur dasar seperti jalan desa. “Harapan kami, aspirasi ini bisa didengar dan direalisasikan oleh Kementerian PUPR dan DPR RI, demi pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan Sambas,” tutup Revie.
*Yulizar l Lapan6online

















