POLITIK
“Melalui konferensi ini, kita berkomitmen meningkatkan mutu PAUD di Majene sekaligus memberikan perhatian khusus serta dukungan penuh terhadap kesejahteraan guru honorer yang menjadi ujung tombak pendidikan kita,”
Majene | SULBAR | Lapan6Online : RA Perwanida 2 Galung menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan gelaran Konferensi XI Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) PGRI Cabang Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Momentum ini dipandang sebagai tonggak strategis dalam memperkuat sinergi guru PAUD menghadapi tantangan pendidikan di era Revolusi Industri 5.0.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene, Andi Asraf Tammalele, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para pendidik.
Ia menekankan bahwa kunci utama kemajuan pendidikan anak usia dini terletak pada pemberdayaan guru yang profesional dan adaptif terhadap teknologi.
“Kita berada di ambang Revolusi 5.0 di mana teknologi dan sisi kemanusiaan harus berjalan selaras. Melalui konferensi ini, kita berkomitmen meningkatkan mutu PAUD di Majene sekaligus memberikan perhatian khusus serta dukungan penuh terhadap kesejahteraan guru honorer yang menjadi ujung tombak pendidikan kita,” ujar Andi Asraf Tammalele.
Agenda utama Konferensi XI ini meliputi :
* Sambutan Formal: Arahan dari Dinas Pendidikan dan Bunda PAUD Kabupaten Majene.
* Sidang Pleno: Pembahasan laporan pertanggungjawaban dan program kerja ke depan.
* Pemilihan Pengurus: Proses demokrasi untuk menentukan nakhoda baru IGTKI-PGRI Banggae.
* Pelantikan: Pengukuhan pengurus terpilih masa bakti berikutnya.
RA Perwanida 2 Galung sebagai salah satu satuan pendidikan aktif, melihat konferensi ini bukan sekadar rutinitas organisasi. Ini adalah ruang bagi para guru TK untuk menyatukan visi, berbagi praktik baik, dan membangun organisasi yang mandiri, berwibawa, dan berkualitas.
Dengan semangat kebersamaan, Konferensi XI IGTKI-PGRI Banggae diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi baru yang berdampak langsung pada tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Majene, menuju generasi emas yang cerdas dan berkarakter. (*HGDP/Lpn6)
















