KULINER
“Sudah menjadi pemandangan wajib bagi setiap rumah tangga masyarakat Mandar untuk menyajikan aneka kue-mue khas suku yang resepnya dijaga ketat secara turun-temurun,”
Majene | Mandar | SULBAR | Lapan6Online : Gema takbir yang berkumandang di seluruh penjuru dunia menandai tibanya Hari Raya Idul Fitri, hari kemenangan bagi jutaan umat Muslim setelah sebulan penuh menahan lapar, dahaga, serta menempa spiritualitas.
Di tanah Mandar, perayaan ini bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan sebuah simfoni budaya yang telah terajut erat selama berabad-abad.
Sejak Islam menyapa bumi Mandar, tradisi menyambut lebaran telah berevolusi menjadi sebuah perayaan visual dan rasa.
Sudah menjadi pemandangan wajib bagi setiap rumah tangga masyarakat Mandar untuk menyajikan aneka kue-mue khas suku yang resepnya dijaga ketat secara turun-temurun. Kudapan manis nan legit ini menjadi simbol pemanis silaturahmi antar warga.
Tak lengkap rasanya lebaran di Mandar tanpa kehadiran Ketupat dan Buras khas Sulawesi. Yang unik, masyarakat Mandar memiliki metode memasak tradisional yang membuat hidangan ini mampu bertahan berhari-hari tanpa kehilangan cita rasanya. Teknik memasak yang teliti ini mencerminkan filosofi ketahanan dan kesabaran masyarakat lokal.
“Idul Fitri di tanah Mandar adalah titik temu antara ketaatan spiritual dan kekayaan tradisi. Kita merayakan kemenangan melawan hawa nafsu sekaligus merawat warisan nenek moyang yang sudah ada sejak Islam masuk ke wilayah ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Secara universal, Idul Fitri di Mandar tetap memegang esensi utamanya: hari kemenangan bagi mereka yang berhasil menaklukkan diri sendiri. Namun, bungkusan budaya lokal berupa hidangan buras dan kue tradisional menjadikannya sebuah identitas yang memperkuat ikatan persaudaraan (persaudaraan Sipamandaq).
Hingga hari ini, tradisi tersebut terus lestari, membuktikan bahwa nilai-nilai Islam dapat tumbuh subur dalam dekapan budaya lokal, menciptakan harmoni yang indah di hari yang fitri.
Tentang Masyarakat Mandar
Masyarakat Mandar adalah suku bangsa yang mendiami sebagian besar wilayah Sulawesi Barat. Dikenal dengan tradisi bahari yang kuat dan ketaatan beragama, suku Mandar memiliki kekayaan kuliner dan adat istiadat yang tetap terjaga di tengah arus modernisasi. (*HGDP/Lpn6)


















