Pulau Dijual, DAS Ditimbun : Ketua DPW GERAK KERIS Soroti Masalah Pertanahan di Batam

0
138
Ketua DPW Gerakan Rakyat Kepulauan Riau Sukses (GERAK KERIS), Gunawan, S.H., M.H

HUKUM

“Jangankan pulau yang dalam sengketa, DAS Baloi saja bisa ditimbun. Padahal tokoh-tokoh nasional seperti Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., dan beberapa menteri kerap berkunjung ke Batam. Tapi pelaku tetap aman-aman saja,”

Batam | KEPRI | Lapan6Online : Isu penjualan pulau kembali mencuat di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya di Kota Batam. Ketua DPW Gerakan Rakyat Kepulauan Riau Sukses (GERAK KERIS), Gunawan, S.H., M.H., angkat bicara soal maraknya dugaan pengalihan kepemilikan pulau yang menguntungkan pihak tertentu.

“Salah satu contohnya Pulau Bokor Batam yang berhadapan langsung dengan Singapura. Pulau tersebut diduga telah dijual dan masuk ke saku pribadi,” ujar Gunawan dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial pribadinya, Senin (24/6).

Tak hanya soal pulau, Gunawan juga menyoroti penimbunan Daerah Aliran Sungai (DAS) Baloi yang menurutnya menyalahi aturan, namun dibiarkan begitu saja tanpa tindakan hukum yang tegas.

“Jangankan pulau yang dalam sengketa, DAS Baloi saja bisa ditimbun. Padahal tokoh-tokoh nasional seperti Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., dan beberapa menteri kerap berkunjung ke Batam. Tapi pelaku tetap aman-aman saja,” sindirnya tajam.

Gunawan menilai lemahnya pengawasan dan penegakan hukum menjadi celah bagi “pemain nakal” untuk terus bermain. Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar soal aset, tapi menyangkut kedaulatan wilayah dan kelestarian lingkungan.

“Ini menjadi tamparan keras bagi kita semua. Kecerdikan tanpa integritas justru menjadi bumerang bagi daerah sendiri,” pungkasnya.

Gunawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali mengedepankan akal sehat dan keberanian dalam menjaga tanah air dari praktik-praktik yang mengancam kedaulatan dan keberlanjutan lingkungan,pungkas nya.

*Yulizar | Lapan6online