Dari Puncak Gunung Raung, Relawan AWG Suarakan Doa dan Solidaritas untuk Palestina

0
20
Sejumlah relawan Asa Working Group (AWG,red) berhasil mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina di puncak Gunung Raung (3.344 MDPL), ujung timur Pulau Jawa/Foto : Ist.

NEWS | PROFILE

“Setiap langkah di jalur pendakian adalah doa dan bentuk empati terhadap penderitaan saudara-saudara kita di Palestina. Kami ingin menunjukkan bahwa melalui hobi dan kecintaan terhadap alam, kita juga bisa membawa pesan perjuangan dan kemerdekaan,”

Bondowoso l JAWA TIMUR l Lapan6Online : Sejumlah relawan Asa Working Group (AWG,red) berhasil mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina di puncak Gunung Raung (3.344 MDPL), ujung timur Pulau Jawa. Kegiatan ini merupakan bagian dari Ekspedisi 1000 Pendaki Gunung dalam rangka Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2025.

Dalam keterangan pers yang diterima redaksi Lapan6Online.com, pada Rabu (12/11/2025), AWG menjelaskan bahwa ekspedisi berlangsung pada 7-9 November 2025 melalui jalur ekstrem dan menantang. Sebanyak 16 relawan AWG bersama dua pemandu lokal mengikuti pendakian yang dipimpin oleh pendaki senior Ir. Hayatdin, M.M.

Perjalanan dimulai dari basecamp pada Jumat (7/11) pukul 08.00 WIB dan tiba di area camp Pos 7 pada pukul 17.45 WIB. Pendakian menuju Puncak Sejati Gunung Raung dilanjutkan pada Sabtu (8/11) tengah malam pukul 00.00 WIB, dan para pendaki berhasil mencapai puncak pada Ahad (9/11/2025) pukul 05.30 WIB.

Gunung Raung menjadi salah satu dari 32 gunung yang didaki secara serentak oleh 1000 relawan di seluruh Indonesia, yang digagas AWG bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan Salam Aid. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen masyarakat Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsa.

Sesampainya di puncak, para pendaki menggelar pembacaan Surat Setia untuk Palestina, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan mengibarkan bendera Indonesia dan Palestina secara berdampingan. Momen tersebut menjadi simbol persaudaraan dan tekad bangsa Indonesia dalam memperjuangkan keadilan bagi rakyat Palestina.

Penanggung jawab ekspedisi, Ir. Hayatdin, M.M., menyatakan bahwa pendakian ini bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual penuh makna.

“Setiap langkah di jalur pendakian adalah doa dan bentuk empati terhadap penderitaan saudara-saudara kita di Palestina. Kami ingin menunjukkan bahwa melalui hobi dan kecintaan terhadap alam, kita juga bisa membawa pesan perjuangan dan kemerdekaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BSP 2025, Nur Hadis, menegaskan bahwa pendakian Gunung Raung menjadi simbol semangat kebersamaan bangsa Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

“Para pendaki tidak hanya mengibarkan bendera, tetapi juga membawa pesan solidaritas dari seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya.

Nur Hadis menambahkan, kolaborasi AWG dengan Salam Aid dalam BSP 2025 menunjukkan bahwa perjuangan untuk Palestina merupakan gerakan kolektif yang lahir dari kebersamaan dan keikhlasan.

“Perjuangan untuk Palestina bukanlah perjuangan satu orang atau satu kelompok, tetapi perjuangan bersama, perjuangan berjamaah. Ini sejalan dengan semangat tema BSP 2025.

“Bergerak Berjamaah Bangun Kembali Gaza Demi Pembebasan Masjid Al-Aqsa dan Kemerdekaan Palestina.”

Melalui ekspedisi ini, AWG menyerukan agar semangat solidaritas terhadap Palestina tidak berhenti pada simbol semata, tetapi terus tumbuh menjadi gerakan nyata dalam membela kemanusiaan dan menegakkan keadilan.

“Setiap pendakian, setiap langkah, dan setiap doa yang terucap adalah bagian dari cita-cita besar: membebaskan Masjid Al-Aqsa dan menegakkan kemerdekaan Palestina,” tutup Ketua BSP 2025.

*Rls| Yulizar | Lapan6Online