Wujudkan Generasi Emas, Bunda PAUD Majene Hj. Najmah Turun Langsung Pantau Posyandu Samaturu.

0
76

EKONOMI

“Pelayanan di sini sudah sangat baik. Kami berharap kedepannya Dinas Kesehatan Kabupaten Majene bisa memberikan kebijakan pembangunan fisik posyandu yang lebih representatif serta pengadaan alat timbang digital yang sesuai dengan standar anjuran Kementerian Kesehatan,”

Banggae | Majene | SULBAR | Lapan6Online : Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Majene, Hj. Najmah Bachyt Fattah, S.Ag., M.M., meninjau langsung pelaksanaan Posyandu Samaturu di Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, pada Rabu (22/04/2026).

Kehadiran Istri Bupati Majene ini bertujuan memastikan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dan balita di wilayah tersebut berjalan optimal demi menekan angka stunting.

Dalam kunjungannya, Hj. Najmah didampingi oleh perwakilan BKKBN, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Kepala UPTD Puskesmas Totoli, Camat Banggae, serta Lurah Rangas.

Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat jaring pengaman kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Posyandu adalah garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Saya ingin memastikan setiap anak di Majene mendapatkan hak kesehatan dan stimulasi tumbuh kembang yang baik sejak dini,” ujar Hj. Najmah di sela-sela kegiatannya menyapa warga.

Puluhan warga binaan, yang terdiri dari ibu hamil dan orang tua balita, antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan. Salah satu warga Lingkungan Rangas Timur, Ibu Padila, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelayanan yang diberikan para kader. Namun, ia juga menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur kesehatan di wilayahnya.

“Pelayanan di sini sudah sangat baik. Kami berharap kedepannya Dinas Kesehatan Kabupaten Majene bisa memberikan kebijakan pembangunan fisik posyandu yang lebih representatif serta pengadaan alat timbang digital yang sesuai dengan standar anjuran Kementerian Kesehatan,” harap Ibu Padila.

Menanggapi hal tersebut, Hj. Najmah mencatat masukan warga sebagai bahan evaluasi untuk koordinasi lebih lanjut dengan dinas terkait. Beliau menekankan bahwa standarisasi alat ukur dan kenyamanan tempat pelayanan merupakan prioritas untuk memastikan data tumbuh kembang anak akurat dan valid.

Kegiatan ditutup dengan pemberian tambahan gizi secara simbolis oleh Bunda PAUD kepada para balita yang hadir, sebagai bentuk motivasi bagi orang tua untuk rutin memeriksakan kesehatan buah hati mereka di Posyandu. (*HGDP/Lpn6)