EKONOMI | BISNIS
“Macoa tu dzi,e apa i,Dami namisimbe, Mai Lembong (Sangat baik ini, karena dengan adanya pembangunan Jeti, kita tidak langsung terkena hantaman ombak),”
Majene | SULBAR | Lapan6Online : Langkah besar menuju penguatan infrastruktur maritim dan keamanan pelayaran di Kabupaten Majene kembali menunjukkan progres signifikan. Surat Keterangan Daerah Lingkungan Kerja (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) untuk Terminal Khusus (Tersus) PT Cadas Industri Azelia Mekar (PT CIAM).
Kegiatan yang berlokasi di Kelurahan Lalampanua, Kecamatan Pamboang ini merupakan mandat dari Berita Acara Nomor: BA. DNG. MKS 206 Tahun 2026. Peninjauan ini menjadi krusial untuk memastikan bahwa aktivitas operasional terminal penunjang pertambangan batuan tersebut nantinya memenuhi standar keselamatan dan keamanan pelayaran nasional.

Direktur PT Cadas Industri Azelia Mekar, Heri Hartono Tjoa, menyampaikan bahwa komitmen perusahaan tidak hanya terbatas pada operasional bisnis, tetapi juga pada kepatuhan regulasi. Proyek ini dijalankan berdasarkan landasan hukum yang kuat, termasuk UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) Nomor: 26122510517600001 yang telah diterbitkan sebelumnya pada Desember 2025.
Dukungan Masyarakat dan Dampak Pengaman Pantai
Kehadiran rencana pembangunan infrastruktur pelabuhan (jetty) ini mendapat sambutan hangat dari warga lokal. Selain potensi pembukaan lapangan kerja, infrastruktur ini dinilai akan berfungsi sebagai pemecah ombak alami yang melindungi pemukiman warga dari abrasi dan cuaca ekstrem.
“Macoa tu dzi,e apa i,Dami namisimbe, Mai Lembong (Sangat baik ini, karena dengan adanya pembangunan Jeti, kita tidak langsung terkena hantaman ombak),” ujar Moing, salah satu warga Lingkungan Tadzuang, Kelurahan Lalampanua.
Ia menambahkan bahwa saat musim angin barat tiba, warga selalu merasa khawatir dengan besarnya ombak. Keberadaan jeti PT CIAM diharapkan menjadi solusi ganda: sebagai penggerak ekonomi sekaligus pelindung garis pantai dari ancaman alam.
Detail Proyek dan Kepatuhan Lingkungan
Tersus PT CIAM terletak di Selat Makassar dengan luas area pemanfaatan ruang laut sebesar 3,19 hektare dan kedalaman mencapai 9 meter. Berdasarkan izin yang diterbitkan melalui sistem OSS, kegiatan ini mencakup:
Aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut.
Penyediaan fasilitas dermaga untuk angkutan barang/pertambangan batuan.
Penerapan sistem navigasi dan jasa penambatan yang aman.
Pemerintah pusat dan daerah akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan aktivitas pemanfaatan ruang laut ini berjalan sesuai dengan Rencana Tata Ruang dan tidak mengganggu ekosistem laut sekitar.
Dengan terlaksananya survei lapangan ini, PT Cadas Industri Azelia Mekar selangkah lebih dekat untuk memulai operasional penuh yang diharapkan mampu mengintegrasikan potensi sumber daya alam Sulawesi Barat dengan konektivitas laut yang handal.
Tentang PT Cadas Industri Azelia Mekar:
PT Cadas Industri Azelia Mekar adalah perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang bergerak di bidang aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut dan penunjang pertambangan, berkomitmen untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Barat dengan mengedepankan standar keselamatan internasional. (*HGDP/Lpn6)













