Pemira BEM STIH-PGL Jakarta : Wahyu Hidayat – Inna Wuryani Unggul

0
8
Ketua BEM STIH-PGL, Wahyu Hidayat(kanan) dan Wakil Ketua BEM, Inna Wuryani (kiiri). Ist

EDUKASI | HUKUM

“Mewujudkan BEM STIH-PGL Jakarta sebagai wadah yang inklusif, inovatif, dan berintegritas, yang mampu meningkatkan kualitas mahasiswa dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.”

Jakarta | Lapan6Online : Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Prof Gayus Lumbuun (STIH-PGL) Jakarta, telah melaksanakan Pemilu Raya (Pemira) 2026 Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (BEM dan DPM) STIH-PGL Jakarta, pada Sabtu (24/01/2026) malam.

Pemilihan dengan sistem coblos ini diikuti oleh mahasiswa semester satu sampai tujuh, dengan dua pasangan calon (Paslon) Ketua BEM, yaitu Sriyono Sakhir dan Nathanael Mora no0mor urut satu (No. 1) dan Paslon No. 2 Wahyu Hidayat dan Inna Wuryani. Hasil perhitungan suara menunjukkan pasangamn Wahyu Hidayat menang mutlak dan akan menjabat sebagai Ketua BEM periode 2026-2027.

Bagi calon yang kalah, diberikan waktu 1 minggu untuk menyampaikan gugatan apabila merasa kurang puas dengan hasil pemilihan.

Sementara itu, pemenang diminta untuk menyampaikan visi dan misinya, dan diberi waktu 2 minggu untuk menyusun kabinetnya di kepengurusan BEM STIH-PGL jika tidak ada gugatan.

Pasangan calon (Paslon) nomor 2 yakni Wahyu Hidayat dan Inna Wuryani seusai diumumnkan sebagai pemenang Pemilu Raya BEM dan DPM STIH-PGL, diminta menyampaikan visi dan misinya. Berikut nukilan dari visi dan misi yang disampaikan Paslon nomor urut 2:

Visi :
“Mewujudkan BEM STIH-PGL Jakarta sebagai wadah yang inklusif, inovatif, dan berintegritas, yang mampu meningkatkan kualitas mahasiswa dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.”

Misi :
1. Meningkatkan Partisipasi Mahasiswa: Meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan dan pengambilan keputusan.
2. Membangun Komunitas: Membangun komunitas mahasiswa yang solid, harmonis, dan berprestasi.
3. Meningkatkan Kualitas Akademik: Meningkatkan kualitas akademik mahasiswa melalui program-program pendampingan dan pengembangan.
4. Meningkatkan Kesadaran Sosial: Meningkatkan kesadaran sosial mahasiswa terhadap isu-isu kemasyarakatan dan lingkungan.
5. Membangun Kerjasama: Membangun kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas BEM STIH-PGL Jakarta.

Tujuan :
– Meningkatkan indeks prestasi mahasiswa
– Meningkatkan jumlah mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan kemahasiswaan
– Meningkatkan kualitas program-program BEM STIH-PGL Jakarta
– Meningkatkan kesadaran sosial mahasiswa
– Membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak

Dukung Proses Transisi
Sementara itu, Ketua BEM Demisioner (periode 2024-2026), Richard Ahmad Supriyanto mengucapkan selamat atas terlaksananya Pemilihan Umum Mahasiswa pada 24 Januari 2026 kemarin dengan aman dan demokratis. Terpilihnya pemimpin baru merupakan simbol keberlanjutan estafet perjuangan mahasiswa di kampus kita.

Sebagai ketua demisioner, pihaknya merasa bangga melihat antusiasme teman-teman mahasiswa dalam menggunakan hak suaranya. Kepada pasangan calon terpilih periode 2026-2027, selamat mengemban amanah. Perlu diingat bahwa jabatan ini bukan sekadar gelar, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa aspirasi mahasiswa ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kami siap mendukung proses transisi ini agar program-program baik yang telah berjalan tetap berkelanjutan, sembari menyambut inovasi baru yang akan kalian bawa,” ujarnya.

Ketua DPM Terpilih Aklamasi
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) BEM Demisioner STIH-PGL Jakarta (Periode 2024 -2026), Melkyanus Kosad berharap agar Pemilu Raya ini dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan dan membawa perubahan positif bagi STIH-PGL Jakarta.

Selesainya proses Pemira pada Sabtu, 24 Januari 2026, menandai babak baru dalam administrasi dan pergerakan organisasi kita. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPU Mahasiswa dan seluruh pihak yang telah bekerja keras memastikan proses ini berjalan transparan dan efisien.

Kepada pengurus yang akan datang, tantangan ke depan tidaklah mudah, terutama dalam hal penguatan internal dan kolaborasi eksternal. Kami selaku pihak demisioner berkomitmen untuk melakukan serah terima jabatan (sertijab) dan penyerahan dokumentasi organisasi secara profesional.

“Mari kita pastikan transisi kepemimpinan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi demi kemajuan seluruh mahasiswa,” tandas Melky.

Dalam kesempatan yang sama, Melky juga menyampaikan untuk pemilihan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), tidak bisa dilaksanakan. Karena hanya ada satu Paslon yang mendaftar, sehingga Richard Ahmad Supriyanto terpilih secara aklamasi. (*MasTe/Lpn6)