Apel Pembinaan ASN dan Honorer Triwulan II, DPMPTSP Bengkayang Tekankan Reformasi Birokrasi dan Digitalisasi Pendidikan

0
17

PERISTIWA

“Reformasi birokrasi bukan sekadar dokumen, tapi komitmen bersama untuk memberikan pelayanan yang bersih, efektif, dan profesional,”

Bengkayang | KALBAR | Lapan6Online : Pemerintah Kabupaten Bengkayang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar Apel Pembinaan Triwulan II bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer se-Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, pada Jumat (20/6/2025).

Apel yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kepala DPMPTSP Bengkayang, Dody Waluyo, S.STP., M.Si. Dalam amanatnya, Dody menekankan sejumlah poin strategis demi mewujudkan kemajuan pelayanan publik dan reformasi birokrasi yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bengkayang.

Salah satu sorotan utama adalah dorongan percepatan penyusunan dokumen Reformasi Birokrasi 2025 untuk mempertahankan capaian indeks “BB” (Baik) yang sebelumnya telah diraih.

“Reformasi birokrasi bukan sekadar dokumen, tapi komitmen bersama untuk memberikan pelayanan yang bersih, efektif, dan profesional,” tegas Dody.

Ia juga mengapresiasi 124 desa/kelurahan di Bengkayang yang telah membentuk Koperasi Merah Putih, sebagai bentuk implementasi langsung dari Instruksi Presiden terkait penguatan ekonomi desa yang berdaulat dan mandiri.

Dalam kesempatan itu, Dody juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan etos kerja bagi para ASN dan tenaga PPPK yang baru diangkat, sebagai wajah pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Selain itu, ia mengingatkan maraknya penipuan (scamming) yang mengatasnamakan pejabat, seraya mengimbau agar semua pihak saling mengingatkan dan tetap waspada terhadap praktik-praktik merugikan tersebut.

Terkait agenda pendidikan, Dody menyampaikan bahwa pendaftaran peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026 akan dibuka pada 1–3 Juli 2025, dengan mekanisme online dan offline, yang transparan dan tanpa diskriminasi.

Lebih jauh, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap digitalisasi sektor pendidikan, di antaranya melalui pelatihan kecerdasan buatan (AI), penguasaan coding, hingga integrasi data sekolah dalam satu sistem digital.

“Langkah ini untuk menciptakan generasi yang unggul, melek teknologi, dan siap bersaing di masa depan,” tambahnya.

Apel pembinaan ini ditutup dengan semangat kolaboratif dan ajakan untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, serta menjaga sinergi lintas sektor demi Bengkayang yang lebih maju dan sejahtera.

*Yulizar | Lapan6Online