POLITIK
“Bupati Majene mengajak umat Islam untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai ajang silaturrahmi dan memperkuat ukhuwah islamiah,”
Majene | SULBAR | Lapan6Online : Pemerintah Kabupaten Majene melalui Tim Safari Ramadhan mengadakan acara di Mesjid Jami ‘Raudhatul Muflihin Galung Utara, pada Senin (23/2/2026).
Acara ini dihadiri oleh Bupati Majene beserta Ibu Ketua PKK Kabupaten Majene, Humas polres Majene, Camat Banggae, Lurah Dan Bhabinkamtibmas serta sejumlah pejabat lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Majene mengajak umat Islam untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai ajang silaturrahmi dan memperkuat ukhuwah islamiah.
Ia juga mengingatkan untuk tidak saling fitnah dan mencela sesama umat manusia.
“Mari kita jadikan bulan mulia ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan,” ujarnya.
Kunjungan Safari Ramadhan oleh pemerintah daerah (Pemda) atau Bupati merupakan momentum strategis yang memiliki makna mendalam, bukan hanya sebagai agenda rutin tahunan.
Berdasarkan berbagai sumber, kegiatan ini adalah momentum untuk:
Mempererat Silaturahmi dan Hubungan Sosial: Menjadi ajang untuk merajut keakraban antara pemerintah daerah dengan masyarakat secara langsung.
Menyerap Aspirasi dan Komunikasi Langsung: Wadah bagi pemimpin untuk melihat langsung kondisi, mendengar aspirasi, kebutuhan, serta harapan warga di lapangan.
Memperkuat Ukhuwah Islamiyah dan Kepedulian Sosial: Meningkatkan persaudaraan dan rasa peduli antar sesama, khususnya melalui kegiatan ibadah bersama.
Sinergitas Pembangunan: Menjadi jembatan dalam menyampaikan program-program pemerintah serta mendorong sinergitas pembangunan antara pemda dan masyarakat desa/kecamatan.
Menjaga Kerukunan dan Kondusifitas: Momentum untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, ketenangan, dan kekompakan lingkungan, terutama selama bulan suci.
Syiar Islam dan Motivasi Gotong Royong: Menghidupkan syiar agama serta memotivasi masyarakat untuk bergotong royong.
Secara keseluruhan, Safari Ramadhan adalah jembatan hati antara pemerintah dan warga untuk menciptakan harmonisasi pembangunan. (*HGDP/Lpn6)


















