
PRESISI | HUKUM
“Pawai BKSN Paroki Santo Pius X Bengkayang dapat berjalan dengan lancar berkat pengamanan Satlantas Polres di sepanjang rute yang dilalui. Kami masyarakat merasa aman dan nyaman,”
Bengkayang l KALBAR l Lapan6Online : Ratusan umat Katolik Paroki Santo Pius X Bengkayang dengan penuh sukacita mengikuti pawai dalam rangka Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) pada Sabtu (6/9/2025).
Kegiatan pawai yang menampilkan nuansa iman dan budaya ini berlangsung aman serta tertib berkat pengamanan ketat dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkayang.
Kepala Satlantas Polres Bengkayang, IPTU Sunarli bersama puluhan personel, turun langsung ke lapangan mengatur arus lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui peserta pawai. Pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan serta jalur padat kendaraan demi memastikan kegiatan umat berjalan lancar.

“Polres Bengkayang, khususnya Satlantas, selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengamanan ini merupakan bentuk dukungan kami agar kegiatan keagamaan dapat berlangsung khidmat, tertib, dan tanpa hambatan,”ungkap Kasat Lantas.
Pawai BKSN Paroki Santo Pius X Bengkayang sendiri merupakan agenda tahunan yang selalu dinanti umat Katolik. Dalam pawai tersebut, peserta menampilkan kreativitas dengan membawa atribut bertema Kitab Suci, spanduk rohani, dan simbol-simbol iman yang dikemas secara meriah namun tetap sarat makna religius.
Suasana penuh kekeluargaan terlihat sepanjang jalannya pawai, yang tidak hanya diikuti umat dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja Katolik.
Masyarakat yang menyaksikan kegiatan ini pun merasa bangga sekaligus bersyukur.
Salah satu warga Bengkayang, Moses Ati, memberikan apresiasi kepada kepolisian yang telah menjaga ketertiban sejak awal hingga akhir kegiatan.

“Pawai BKSN Paroki Santo Pius X Bengkayang dapat berjalan dengan lancar berkat pengamanan Satlantas Polres di sepanjang rute yang dilalui. Kami masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain memberikan pengamanan, petugas Satlantas juga melakukan pengaturan jalur alternatif bagi pengguna jalan umum.
Hal ini dimaksudkan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu secara signifikan, meski sebagian ruas jalan dipadati peserta pawai.
Dengan adanya pengamanan yang maksimal dari Polres Bengkayang, kegiatan pawai BKSN tahun ini berlangsung kondusif, aman, dan penuh sukacita.
Tidak hanya umat Katolik, masyarakat umum pun ikut merasakan dampak positif dari tertibnya pelaksanaan pawai tersebut.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum perayaan iman, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan di tengah masyarakat Bengkayang.
*Yulizar | Lapan6Online

















