Makassar | SULSEL | Lapan6Online : Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat penurunan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke provinsi ini pada awal tahun 2026.
Kepala BPS Sulsel mengungkap bahwa pada Januari 2026 tercatat 1.515 kunjungan wisman. Angka ini merosot 34,73 persen dibanding Desember 2025 yang mencapai 2.321 kunjungan.
“Pada Januari 2026 tercatat 1.515 kunjungan wisman ke Sulawesi Selatan. Jumlah ini menurun sebesar 34,73 persen dibandingkan Desember 2025,” ujar Aryanto dalam rilis Berita Resmi Statistik melalui saluran resmi BPS Sulsel, baru-baru ini.
Penurunan jumlah kunjungan wisman ini turut berdampak pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di wilayah tersebut. TPK hotel bintang pada Januari 2026 tercatat 44,76 persen, turun 8,57 poin terhadap Desember 2025 yang berada di angka 53,33 persen.
TPK hotel non-bintang dan akomodasi lainnya mencapai 19,15 persen, turun tipis 0,62 poin dari bulan sebelumnya. Namun, jika dibandingkan secara tahunan (Januari 2025), angka ini masih mengalami peningkatan 0,78 poin.
Berbanding terbalik dengan wisman, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) justru meningkat. Pada Januari 2026, perjalanan wisnus ke Sulsel mencapai 4.096,98 ribu perjalanan, naik 0,68 persen dibanding Desember 2025.
Arus kedatangan melalui pintu masuk udara juga mencatatkan kenaikan. Tercatat ada 12.950 perjalanan melalui Pintu Kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin, naik 7,37 persen dari bulan sebelumnya yang sebanyak 12.061 perjalanan.
BPS turut menyoroti lama menginap tamu di hotel klasifikasi bintang. Seluruh tamu menginap rata-rata 1,47 malam, berkurang 0,07 poin dibanding Januari 2025.
Tamu asing rata-rata menginap selama 2,32 malam, yang menurun cukup dalam sebesar 0,84 poin dibanding Desember 2025 (3,16 malam). Tamu domestik rata-rata menginap 1,46 malam, sedikit meningkat 0,02 poin dibanding bulan sebelumnya.
Pewarta : Nafsul Muthmainnah
Editor : Amrullah Andi Faisal


















