Miris! 42 Siswa Berkebutuhan Khusus di SLB ABCD AISYIYAH Banggae Menunggu Harapan “Mimpi Disiang Bolong” : Apalagi Jatah MBG Hingga Kini Belum Turun

0
261

EKONOMI

“Kami telah melakukan pendataan sejak lama, namun hingga saat ini belum ada kejelasan. Siswa-siswa kami sangat membutuhkan bantuan ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka,”

Majene | SULBAR | Lapan6Online : Sudah lama pendataan dilakukan, namun 42 siswa berkebutuhan khusus di SLB ABCD AISYIYAH BANGGAE masih menanti jatah MBG (Manfaat Bantuan Pemerintah) yang belum juga turun.

Sekolah luar biasa ini memiliki total 58 siswa, dengan 34 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan, namun kurangnya fasilitas dan sumber daya membuat mereka kesulitan memenuhi kebutuhan siswanya.

“Pendidikan adalah hak setiap anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Kami berharap pemerintah dapat memperhatikan kebutuhan sekolah kami dan memberikan jatah MBG kepada siswa-siswa yang masih menunggu,” ujar salah satu orang tua siswa dengan nada harap, pada Senin (09/03/2026).

Kepala Sekolah SLB ABCD AISYIYAH Banggae, mengungkapkan kekecewaannya atas keterlambatan jatah MBG.

“Kami telah melakukan pendataan sejak lama, namun hingga saat ini belum ada kejelasan. Siswa-siswa kami sangat membutuhkan bantuan ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan mereka,” katanya.

Pemerintah telah meluncurkan program revitalisasi sekolah luar biasa untuk meningkatkan layanan pendidikan khusus. Namun, implementasi program ini masih perlu ditingkatkan, terutama di daerah-daerah terpencil.

Kisah siswa-siswa di SLB ABCD AISYIYAH Banggae ini menjadi pengingat bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan inklusivitas dan kesetaraan pendidikan di Indonesia. Semoga harapan siswa-siswa berkebutuhan khusus ini dapat segera terwujud. (*HGDP/Lpn6)